Asal-Usul Orang Banjar, Arsitektur Rumah Adat, Serta Nilai Pendidikan, Estetika dan Filosofi Budaya

Authors

  • Norlaila Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Antasari, Banjarmasin, Indonesia Author
  • Asikin Nor Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Antasari, Banjarmasin, Indonesia Author

Keywords:

Masyarakat Banjar, Rumah Tradisional Banjar, Nilai-nilai Pendidikan Budaya; Ornamen Tradisional, Estetika Arsitektur

Abstract

Suku Banjar merupakan entitas etnis yang terbentuk melalui proses sejarah, sosial, dan budaya yang panjang, melibatkan interaksi antara budaya Melayu, Dayak, dan Jawa, serta pengaruh Islam yang kuat sejak abad ke-16. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif asal-usul suku Banjar, dinamika pembentukan pemukiman awal di daerah Banjarmasin, karakteristik arsitektur rumah tradisional Banjar, dan nilai-nilai pendidikan, estetika, dan filosofis yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur berupa jurnal ilmiah, buku akademik, dan dokumen sejarah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tradisional Banjar tidak hanya berfungsi sebagai bangunan tempat tinggal, tetapi juga sebagai representasi sistem nilai keagamaan, sosial, dan estetika yang berperan penting dalam pewarisan identitas budaya dan pendidikan karakter suku Banjar lintas generasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dahliani. (2014). Eksistensi rumah tradisional Banjar sebagai identitas kawasan bersejarah. MODUL, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.14710/mdl.14.1.2014.1-10

Hartatik. (2024). Eksistensi rumah-rumah adat Banjar dalam pembangunan berkelanjutan. Naditira Widya. https://ejournal.brin.go.id/nw/article/view/5717

Istiqomah, E., & Setyobudihono, S. (2014). Nilai budaya masyarakat Banjar Kalimantan Selatan: Studi indigenous. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 5(1), 1–6. https://doi.org/10.26740/jptt.v5n1.p1-6

Khotimah, R., Effendi, R., & Yahya, D. (2024). Rumah adat Banjar Gajah Baliku di Desa Teluk Selong Ulu Kabupaten Banjar 2009–2021. Kalpataru: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah, 10(2). https://doi.org/10.31851/kalp.v10i2.18076

Mentayani, I. (2009). Jejak hubungan arsitektur tradisional suku Banjar dan suku Bakumpai. Dimensi: Journal of Architecture and Built Environment, 36(1), 54–64. https://doi.org/10.9744/dimensi.36.1.54-64

Mentayani, I. (2025). Analisis asal mula arsitektur Banjar: Studi kasus rumah Bubungan Tinggi. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 10(1). https://doi.org/10.15294/jtsp.v10i1.6940

Susanto, D., Rico, R., & Rosaria, D. (2025). Local wisdom of Kayuh Baimbai on the philosophy of Banjar people. ICCCM Journal of Social Sciences and Humanities, 4(Special Issue). https://doi.org/10.53797/icccmjssh.v4isp.15.2025

Downloads

Published

2026-01-16

How to Cite

Asal-Usul Orang Banjar, Arsitektur Rumah Adat, Serta Nilai Pendidikan, Estetika dan Filosofi Budaya. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1504-1508. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/785

Similar Articles

71-80 of 167

You may also start an advanced similarity search for this article.