Kesetaraan Gender dan Modal Sosial dalam Dunia Pendidikan
Keywords:
kesetaraan gender, modal sosial, sosiologi pendidikanAbstract
Konsep kesetaraan gender dan modal sosial saling berhubungan secara mendalam dan memiliki dampak signifikan dalam bidang pendidikan. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi keterkaitan antara kesetaraan gender dan penguatan modal sosial di sekolah. Metode yang digunakan adalah sosiologis, yang meliputi analisis mengenai peranan norma, nilai, serta jaringan sosial dalam lingkungan pendidikan. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sekolah dengan partisipasi gender yang seimbang cenderung menunjukkan modal sosial yang lebih kokoh. Hal ini tercermin dari peningkatan kolaborasi, kepercayaan, dan sikap saling menghormati antara siswa serta guru. Di sisi lain, perbedaan dalam partisipasi gender bisa menyebabkan segregasi sosial dan membatasi interaksi yang bersifat inklusif. Keadaan ini dapat menjadi penghalang bagi terbentuknya atmosfer belajar yang harmonis. Oleh karena itu, implementasi kebijakan pendidikan dengan perspektif gender menjadi langkah yang krusial. Kesetaraan gender tidak hanya berhubungan dengan akses yang seimbang, tetapi juga dengan pengembangan hubungan sosial yang inklusif, memperkuat kepercayaan, dan mendorong kerja sama berkelanjutan demi kemajuan pendidikan.
Downloads
References
Bourdieu, P. (1986). The Forms of Capital BT - Handbook of Theory and Research for the Sociology of Education (J. G. Richardson (ed.); pp. 241–258). Greenwood Press.
Handayani, M. (2018). Peran Modal Sosial dalam Penguatan Karakter Sosial di Sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan Sosial, 9(2), 88–96.
Harahap, M. (2021). Peran Modal Sosial dalam Mewujudkan Pendidikan yang Berkeadilan Gender. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 13(1), 45–53.
Hidayat, R. (2022). Penerapan Nilai Kesetaraan Gender melalui Penguatan Modal Sosial di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Karakter, 12(2), 65–73.
Kurniawati, S. (2020). Hubungan Sekolah dan Masyarakat dalam Peningkatan Partisipasi Pendidikan Perempuan. Jurnal Pendidikan Dan Pembangunan, 11(3), 102–110.
Lestari, W. (2019). Peran Guru dalam Mewujudkan Kesetaraan Gender di Sekolah. Jurnal Pendidikan Humaniora, 7(1), 42–50.
Nasir, A. (2022). Dukungan Komunitas Lokal terhadap Pendidikan Anak Perempuan di Pedesaan. Jurnal Sosiologi Pendidikan Indonesia, 14(1), 25–34.
Nurdin, S. (2017). Pendidikan Berperspektif Gender dan Upaya Penghapusan Diskriminasi di Sekolah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 22(3), 145–156.
Prasetyo, B. (2024). Modal Sosial sebagai Fondasi Kesetaraan Pendidikan di Indonesia. Jurnal Pembangunan Sosial, 17(2), 90–99.
Purnamasari, I. (2020). Modal Sosial dan Penguatan Nilai Kesetaraan Gender di Sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Karakter, 11(2), 97–106.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon & Schuster.
Putri, D. M. (2021). Pengaruh Modal Sosial terhadap Kesetaraan Gender dalam Pendidikan Dasar di Indonesia Timur. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 8(4), 211–220.
Rahman, A. (2020). Modal Sosial dan Partisipasi Masyarakat dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Sosiologi Pendidikan, 15(2), 112–124.
Rahmawati, D. (2021). Interaksi Sosial dan Pembentukan Nilai Kesetaraan Gender di Sekolah. Jurnal Pendidikan Humaniora, 12(4), 77–85.
Ridgeway, C. L. (2011). Framed by Gender: How Gender Inequality Persists in the Modern World. Oxford University Press.
Santoso, R. (2023). Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Penguatan Kesetaraan Gender. Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 15(2), 56–64.
Suryani, T. (2023). Pendidikan Inklusif sebagai Upaya Penguatan Kesetaraan Gender di Era Modern. Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 14(1), 33–45.
Wibowo, H. (2019). Modal Sosial dan Keterlibatan Perempuan dalam Pendidikan. Jurnal Sosiologi Dan Pendidikan, 10(1), 54–63.
Yuliani, F. (2024). Kontrol Sosial dan Kesetaraan Gender di Lingkungan Sekolah. Jurnal Ilmu Sosial Terapan, 16(1), 19–28.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Diva Nadiah (Author); Nur Khasanah (Translator)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










