Perempuan dalam Islam: Perspektif Keadilan dan Hermeutika Khaled M. Abou El-Fadl

Authors

  • Nursyahidatul Urwati Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia. Author
  • Lu'lu'atul Maryamah Bahasa dan Sastra Arab, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Author
  • Dwichandra Setyorini Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia. Author
  • Zainal Arifin Pendidikan Bahasa Arab, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia. Author

Keywords:

Hermeneutics, Khaled M. Abou El-Fadl, Qur’anic Interpretation, Gender, Women’s Rights, Islamic Feminism, Justice, Equality.

Abstract

Kajian mengenai penafsiran Al-Qur’an dalam perspektif gender semakin penting dilakukan seiring meningkatnya kebutuhan akan pemahaman keagamaan yang lebih adil dan inklusif. Penelitian ini menganalisis pendekatan hermeneutika Khaled M. Abou El-Fadl dalam tafsir Al-Qur'an terkait isu gender dan hak perempuan. Abou El-Fadl menekankan pentingnya memahami teks-teks suci dalam konteks historis dan sosial pada masa turunnya wahyu, serta menolak tafsir literal yang mengabaikan realitas sosial pada saat itu. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan library research, penelitian ini membandingkan pemikiran Abou El-Fadl dengan tokoh feminis Islam lain, seperti Amina Wadud dan Fatima Mernissi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abou El-Fadl menolak tafsir patriarkal dan lebih mengedepankan prinsip keadilan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap hak-hak perempuan sebagai nilai moral universal dalam Islam. Pendekatan hermeneutis ini menawarkan model penafsiran Al-Qur’an yang lebih dinamis, kontekstual, dan relevan dengan tantangan zaman modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chairunnisa, M. R. (2022). Kepemimpinan Perempuan dalam Hermeneutika Feminisme Amina Wadud. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 8(2), 32–41.

Faqih, M. (1997). Gender dan Transformasi Social. Pustaka Pelajar.

Habudin, I. (2012). Kontruksi Gagasan Feminisme Islam Khaled M. Abou El-Fadl : Relevansinya dengan Posisi Perempuan dalam Keluarga to reconstruct Muslim ‟ s understanding position of women inferiority and tries to are in the same position to that of Islamic feminism . This. Jurnal Al-Ahwal, 5(2), 1–30.

Harahap, N., & Jailani, M. (2024). Eksistensi perempuan dalam budaya patriarki pada masyarakat muslim. Jurnal Education and Siocial Sciences Review, 5(2), 80–88.

Hariyanto. (2024). Pemikiran Khaled Abou Fadl mengenai Islam dan Demokrasi serta Relevansinya dalam Konteks Ke-Indonesiaan. Jurnal Of Global Humanistic, 2(1), 1–11.

Hassan, R. (n.d.). No Title. Jurnal Ulumul Qur’an, No. 4/1991, 65–66.

Irsyadunnas. (2015). Tafsir Ayat-ayat Gender Ala Amina Wadud Perspektif Hermeneutika Gadamer. Jurnal Musawa, 14(2), 123–140.

Junaidi, H., & Hadi, A. (2014). Gender Dan Feminisme Dalam Islam. Muwazah, 2(2). https://doi.org/10.28918/muwazah.v2i2.326

Lusiana, & Maharani, A. (2024). Peran Pendidikan Islam Dalam Pemberdayaan Perempuan. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 104–115.

Majid, A. (2013). Hermeneutika Hadis Gender (Studi Pemikiran Khaled M. Abou El Fadl dalam Buku Speaking in God’s Name; Islamic Law, Authority And Women). Jurnal Al-Ulum, 13(2), 293–320.

Mernissi, F. (1999). The Veil And The Male Elite : A Feminist nterpretation of Women’s Rights in Islam.

Misrawi. (n.d.). Khaled Abou El Fadl Melawan.

Nasrullah. (n.d.). “Hermeneutika Otoritatif Khaled M. Abou El Fadl: Metode Kritik atas Penafsiran Otoritarianisme dalam Pemikiran Islam”,. Jurnal Hunafa, Vol. 5, No, 140.

Putra, A. P., Ma’arif, K., & Islamiyyah, N. N. (2023). Konsep Gender dalam Perspektif Islam. Jurnal Restorasi Hukum, 6(1), 40. https://doi.org/10.14421/jrh.v6i1.3039

Rahmatunnur, S., Aramia, & Ch, M. (2023). Pandangan Fatima Mernissi Tentang Kepemimpinan Perempuan di Wilayah Publik Perspektif Teori Feminisme Eksistensialis. Egalita: Jurnal Kesetaraan Dan Keadilan Gender, 18(1), 51–63.

Rahmawati, N. (2024). Kesetaraan Gender dalam Tafsir Al-Mishbah : Antara Teori Konflik Sosial dan Teori Struktural Fungsional Gender Equality in Tafsir Al - Mishbah : Between Social Conflict Theory and Functional Structural Theory. Jurnal Bimas Islam, 17(1), 162–184.

Rahmawati, N. A. (2022). Pendekatan hermeneutika dalam studi islam. Jurnal Tadris, 16(2), 12–29.

Raisul. (2015). Pemikiran hukum islam khaled abou el fadl. Mazahib, 14(2), 145–158.

Rohmanu, A. (2012). Khaled Abou El-Fadl dan Orientasi Humanistik dalam Studi Fiqh. Al Mazahib : Jurnal Perbandingan HukumAL, 1(1), 1–26.

Suhendra, A. (2015). Ahmad Suhendra STAI Binamadani Tangerang. Mutawatir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis, 5(2), 412–413.

Suhendra, A. (2016). Hermeneutika Hadis Khaled M. Abou El Fadl. Mutawatir, 5(2), 343. https://doi.org/10.15642/mutawatir.2015.5.2.343-362

Supriatmoko. (2010). Konstruksi Otoritarianisme Khaled M. Abou El Fadl”, dalam Kurdi dkk., Hermeneutika al-Qur’an dan Hadis. Yogyakarta: eLSAQ Press.

Syarifuddin. (2015). Hermeneutika Khaled Abou El-Fadl. Subatantia, 17(2), 231–244.

Wardi, M. (2016). Hermeneutika Khaled Abou El-Fadl: Sebuah Kontribusi Pemikiran dalam Studi Islam. Jurnal Al-Ulum, 1(1), 1–8.

Wati, E. A. F. (2022). Telaah Hukum Hijab: Studi Hermeneutika Negosiasi Khaled M. Aboe El-Fadl. Rusydiah : Jurnal Pemikiran Islam, 3(1), 35–54.

Widodo, S. A., Islam, U., & Sunan, N. (2008). Metode Hermeneutik dalam Pendidikan. Jurnal UNISIA, XXXI(70), 322–332.

Zayyadi, A. (2012). Teori Hermeneutika Hukum Khaled M. Abou El-Fadl. Al Muzahib : Jurnal Perbandingan Hukum, 1(1), 1–19.

Downloads

Published

2026-01-05

How to Cite

Perempuan dalam Islam: Perspektif Keadilan dan Hermeutika Khaled M. Abou El-Fadl. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1150-1159. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/469

Similar Articles

1-10 of 168

You may also start an advanced similarity search for this article.