Konsep Berpikir Dalam Perspektif Psikologi Pendidikan
Keywords:
berpikir, psikologi pendidikan, proses kognitif, strategi pembelajaran, berpikir kritis, metakognisiAbstract
Konsep berpikir merupakan aspek kognitif penting dalam psikologi pendidikan yang berperan besar dalam mendukung efektivitas proses pembelajaran. Berpikir dipahami sebagai aktivitas mental yang melibatkan pengetahuan, pengalaman, serta kemampuan kognitif dalam memecahkan masalah, mengambil keputusan, dan mengonstruksi pemahaman baru. Berbagai aliran psikologi, seperti psikologi asosiasi, behaviorisme, dan Gestalt yang memberikan pandangan berbeda mengenai mekanisme berpikir, mulai dari hubungan asosiasi antar tanggapan, rangkaian refleks yang dapat diamati, hingga proses mental yang terjadi dalam suatu pola yang utuh. Proses berpikir peserta didik juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti motivasi, kondisi fisik, lingkungan sekolah, dan perkembangan intelektual yang bersama-sama menentukan kemampuan siswa dalam mengolah dan mengevaluasi informasi. Pemahaman terhadap konsep berpikir memiliki implikasi langsung terhadap strategi pembelajaran, khususnya dalam penerapan model pembelajaran yang mendorong aktivitas berpikir tingkat tinggi, seperti problem-based learning, diskusi, analisis kasus, serta pendekatan metakognitif. Strategi tersebut menekankan partisipasi aktif, interaksi kritis, dan pengembangan kesadaran kognitif untuk menghasilkan peserta didik yang lebih mandiri, logis, dan reflektif. Dengan demikian, kajian ini menegaskan pentingnya konsep berpikir sebagai dasar perancangan pembelajaran yang relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Downloads
References
Ainur, R. (2019). PERAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN DALAM MENGANTARKAN KESUKSESAN HIDUP. Jurnal Ummul Qura Vol XIV, No.2.
Aripin, N. &. (2025). pengaruh Pembelajaran Berbasis Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Pendidikan Arjuna.
Dores, S. P. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika. J-Pimat, 2(2),, 242-254.
Endang, H. (2020). Pengangtar psikologi pendidikan. Bandung: Kencana utama.
Fakhriyah, F. (2014). Penerapan Problem Based Learning Dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Ipa Indonesia, 3(1). DOI : https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i2.4767.
Hae, Y., Tantu, Y. R. P., & Widiastuti, W. (2021). Penerapan Media Pembelajaran Visual Dalam Membangun Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1177-1184.
Harahap, H. S. (2021). Hubungan Motivasi Berprestasi, Minat dan Perhatian Orang Tua Terhadap Kemandirian Siswa. . Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4, 1133-1143.
Hastjarjo, T. (2004). Berkenalan dengan psikologi kognitif. Jurnal Intelektual (Vol.2 edisi 2), 153-161.
I. Anugraheni. (2020). Analisis Kesulitan Mahasiswa Dalam Menumbuhkan Berpikir Kritis Melalui Pemecahan Masalah. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1),, 261-267.
Ormrod. (2020). Educational psychology: Developing learners. Boston : MA: Pearson.
Rosniawati. (2024). Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis. Repository UIN Datokarama.
Santrock, J. (2015). psikologi pendidikan. Jakarta: Grup Paramedia.
Slavin, R. (2018). Educational psychology: Theory and practice. Boston: MA: Pearson.
Solso, R. (2008). Psikologi Kognitif Edisi Kedelapan (terjemahan Mikael danKristianto). Jakarta: Penerbit Erlangga.
Suska, A. (2023). Penerapan Strategi Pembelajaran Metakognitif untuk Meningkatkan Berpikir Kritis. Jurnal TsN.
Woolfolk, A. (2016). Educational psychology. Boston : MA: Pearson.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Putri Dyah Ayu Rosalinda, Ma’mun Hanif (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










