Logika sebagai Jalan Menuju Pemahaman Manusia dan Keadilan Sosial

Authors

  • Tedi Gandara STIT AL-AZAMI Author
  • Dian Yuniar STIT AL-AZAMI Author
  • Indri Fitri Andini STIT AL-AZAMI Author
  • Naseh Hispiyulloh STIT AL-AZAMI Author
  • Dini Siti Syalsiah STIT AL-AZAMI Author

Keywords:

Logika, Manusia, Keadilan, Sosial

Abstract

Krisis rasionalitas yang berkembang di era digital telah memunculkan berbagai persoalan sosial, seperti penyebaran disinformasi, meningkatnya kesalahan berpikir (fallacies), polarisasi pandangan, serta melemahnya kemampuan masyarakat dalam mengambil keputusan yang objektif dan bertanggung jawab. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa logika tidak hanya berfungsi sebagai alat berpikir formal, tetapi juga memiliki peran strategis dalam membantu manusia memahami hakikat dirinya serta membangun kehidupan sosial yang berlandaskan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran logika sebagai jalan menuju pemahaman manusia yang utuh dan sebagai fondasi dalam mewujudkan keadilan sosial melalui kajian filsafat manusia dan filsafat sosial-politik. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi, menyeleksi, dan mensintesis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Sumber data penelitian diperoleh dari buku-buku filsafat, artikel jurnal nasional dan internasional, serta hasil penelitian terdahulu yang membahas logika, antropologi filosofis, kebebasan dan tanggung jawab manusia, serta teori keadilan dalam kehidupan sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa logika berperan sebagai landasan berpikir rasional yang memungkinkan manusia memahami dimensi fisik, rasional, dan spiritualnya secara seimbang, sekaligus menghindari berbagai bentuk kesalahan berpikir yang dapat menghambat pengambilan keputusan moral dan sosial. Dengan demikian, logika dapat dipahami sebagai fondasi epistemologis dan etis yang tidak hanya membantu manusia mencapai pemahaman diri secara lebih mendalam, tetapi juga menjadi dasar bagi terwujudnya kehidupan sosial yang adil, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aristoteles. (2009). Nicomachean Ethics (W. D. Ross, Trans.). Oxford University Press.

Aristoteles. (2014). Politics. Dover Publications.

Cassirer, E. (2011). An Essay on Man: An Introduction to a Philosophy of Human Culture. Yale University Press.

Copi, I. M., Cohen, C., & McMahon, K. (2014). Introduction to Logic (14th ed.). Pearson Education.

Descartes, R. (2006). Discourse on Method and Meditations on First Philosophy. Hackett Publishing.

Frankl, V. E. (2006). Man's Search for Meaning. Beacon Press.

Harari, Y. N. (2018). 21 Lessons for the 21st Century. Jonathan Cape.

Hurley, P. J. (2015). A Concise Introduction to Logic (12th ed.). Cengage Learning.

Kahneman, D. (2011). Thinking, Fast and Slow. Farrar, Straus and Giroux.

Kant, I. (2005). Groundwork for the Metaphysics of Morals. Broadview Press.

Keraf, G. (2010). Argumentasi dan Narasi. Gramedia Pustaka Utama.

Magnis-Suseno, F. (2005). Pijar-Pijar Filsafat. Gramedia Pustaka Utama.

Magnis-Suseno, F. (2016). Etika Politik: Prinsip-Prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern. Gramedia Pustaka Utama.

Plato. (2013). The Republic. Penguin Classics.

Rawls, J. (1999). A Theory of Justice (Revised ed.). Harvard University Press.

Scheler, M. (2017). The Human Place in the Cosmos. Northwestern University Press.

Sen, A. (2009). The Idea of Justice. Harvard University Press.

Suriasumantri, J. S. (2017). Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Pustaka Sinar Harapan.

Nugroho, D., & Suyanto, B. (2021). Critical thinking and digital literacy in higher education: Challenges in the post-truth era. Cakrawala Pendidikan, 40(2), 321–333.

Amin, M. (2020). Pendidikan karakter dan penguatan nalar kritis dalam pembelajaran abad ke-21. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(1), 45–58.

Setiawan, A., & Wibowo, T. (2022). Implementasi berpikir kritis dalam pembelajaran filsafat di perguruan tinggi. Jurnal Cakrawala Pendidikan Islam, 14(2), 112–124.

Rahman, F. (2021). Logika dan pengambilan keputusan dalam pendidikan moral. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 210–220.

Pratama, H., & Kurniawan, E. (2020). Kesalahan berpikir dalam komunikasi digital masyarakat modern. Jurnal Komunikasi dan Pendidikan, 8(1), 55–66.

Sari, N. P. (2023). Relevansi filsafat manusia dalam pembentukan karakter generasi muda. Jurnal Humaniora dan Pendidikan, 5(2), 89–101.

Biesta, G. (2018). What if? Art education beyond expression and creativity. International Journal of Education Through Art, 14(1), 11–20. Routledge.

Nussbaum, M. C. (2016). Education and democratic citizenship: Capabilities and quality education. Journal of Human Development and Capabilities, 17(3), 345–356. Routledge.

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., et al. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. BMJ/Scopus.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. Elsevier.

Taylor, C. (2019). Human agency and social responsibility in contemporary society. Philosophy and Social Criticism, 45(8), 901–917. Sage Publications.

Xiao, Y., & Watson, M. (2019). Guidance on conducting a systematic literature review. Journal of Planning Education and Research, 39(1), 93–112. Sage Publications.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Logika sebagai Jalan Menuju Pemahaman Manusia dan Keadilan Sosial. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 146-152. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1327

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

61-70 of 96

You may also start an advanced similarity search for this article.