Perubahan Pola Pencarian Ilmu Islam pada Generasi Z: Studi Metodologi Terhadap Pergeseran dari Majelis Taklim ke Platform Digital
Keywords:
Generasi Z, Majelis Taklim, Platform Digital, Metodologi Studi Islam, Transformasi Pengetahuan AgamaAbstract
Perubahan pola pencarian ilmu agama di era digital menjadi fenomena penting dalam studi Islam kontemporer, khususnya di kalangan Generasi Z. Generasi ini cenderung beralih dari pola tradisional, seperti menghadiri majelis taklim, menuju platform digital seperti YouTube, TikTok, dan podcast keislaman sebagai sumber utama pengetahuan agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pergeseran metodologi pencarian ilmu Islam tersebut melalui pendekatan metodologi studi Islam dan sosiologi agama. Kajian dilakukan dengan menelusuri faktor-faktor penyebab perubahan, bentuk-bentuk baru transmisi ilmu, serta implikasinya terhadap otentisitas dan kualitas pemahaman keagamaan Generasi Z. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis terhadap perilaku digital religius. Data diperoleh melalui studi literatur dan observasi pada berbagai konten keislaman digital. Hasil sementara menunjukkan bahwa transformasi ini didorong oleh perkembangan teknologi, perubahan gaya belajar, serta kebutuhan terhadap akses pengetahuan yang cepat dan praktis. Namun, pergeseran ini juga memunculkan tantangan baru seperti bias informasi, otoritas keilmuan yang kabur, serta kecenderungan konsumsi agama secara instan. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami dinamika metodologi studi Islam di era digital dan relevansinya bagi pendidikan Islam di masa depan.
Downloads
References
Abdullah, M. A. (2019). Multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin dalam studi Islam: Pendekatan integratif-transformatif. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 57(1), 1–34.
Aji, A. M. (2022). Digitalisasi dakwah dan tantangan otoritas keagamaan di era media sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 12(2), 145–160. https://doi.org/10.15642/jki.2022
Alatas, S. F. (2014). Applying Ibn Khaldun: The Recovery of a Lost Tradition in Sociology. London: Routledge.
Alfani, M., & Anwar, L. (2023). Kontekstualisasi hadis dalam era digital: Retorika dan otoritas keagamaan influencer dakwah di media sosial. Universum, 17(1), 57–72.
APJII. (2024). Laporan Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Azhari, M. F. (2023). Pengaruh media sosial terhadap perilaku religius generasi Z. Jurnal Studi Keislaman, 21(3), 200–212.
Campbell, H. (2013). Digital Religion: Understanding Religious Practice in New Media Worlds. New York: Routledge.
Campbell, H. (2020). Religion in the Digital Age: A Handbook. New York: Routledge.
Caron, A. H., & Caronia, L. (2007). Moving Cultures: Mobile Communication in Everyday Life. Montreal: McGill-Queen’s University Press.
Fadhilah, N. (2021). Perubahan praktik keagamaan masyarakat Muslim pada era digital. Jurnal Sosiologi Agama, 15(1), 55–72.
Hakim, F., & Dahri, H. (2023). Islam di media sosial sebagai komodifikasi dan implikasinya terhadap pendidikan Islam. Andragogi: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 45–60.
Hidayah, S., & Kurniawan, A. (2020). Majelis taklim di era digital: Adaptasi, tantangan, dan perubahan pola keberagamaan. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 3(2), 85–99.
Nurhadi, M. (2022). Transformasi majelis taklim melalui kajian virtual selama era digital dan pascapandemi. Jurnal Dakwah Digital, 1(1), 40–55.
PPIM UIN Jakarta. (2022). Refleksi Keberagamaan Kaum Muda: Laporan Survei Nasional 2022. Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat.
Putri, R. A., & Setiawan, A. (2021). Karakteristik generasi Z dalam pembelajaran digital: Tantangan bagi pendidikan Islam. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 9(2), 175–188.
Riyanto, M. A. (2020). Dakwah online di era disrupsi: Peluang dan tantangan bagi dai milenial. Jurnal Ilmu Dakwah, 40(2), 123–138.
Riyanto, M. A. (2020). Dakwah online di era disrupsi: Peluang dan tantangan bagi dai milenial. Jurnal Ilmu Dakwah, 40(2), 123–138.
Tabaika, M. A., Barizi, A., & Arif, Y. M. (2024). Digital dakwah and the reconstruction of Islamic authority. al-Balagh: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 9(1), 55–72.
We Are Social & Meltwater. (2024). Digital Report 2024: Indonesia. We Are Social.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Ananda Nur Husain Al-Hafifi, Aisyah Putri Santoso, Sayyid Arkan Nizami, Aaliyah Putri Dwi Sari, Abdul Fadhil (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










