Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Pertunjukan Randai di Sanggar Minang Saiyo Desa Ibul Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuantan Singingi

Authors

  • Sisla Olivia Pendidikan Seni Pertunjukan Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Riau Author

Keywords:

Nilai-Nilai Pendidikan, Pertunjukan Randai, Sanggar Minang Saiyo

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketertarikan peneliti terhadap kekayaan nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam seni pertunjukan tradisional randai, khususnya yang berkembang di Sanggar Minang Saiyo, Desa Ibul, Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuantan Singingi. Randai sebagai seni pertunjukan tradisional Minangkabau tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana pendidikan nonformal yang sarat nilai-nilai luhur pembentuk karakter, terutama bagi generasi muda. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam pertunjukan randai di Sanggar Minang Saiyo Desa Ibul. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap subjek penelitian, yaitu tokoh adat, ketua sanggar, pemusik, dan anggota randai Sanggar Minang Saiyo. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertunjukan randai di Sanggar Minang Saiyo mengandung tujuh nilai pendidikan yang saling berkaitan, yaitu nilai kebersamaan (gotong royong), disiplin, kreativitas dan inovasi, keberanian, moral, menghargai budaya dan warisan, serta rasa empati. Ketujuh nilai tersebut tersampaikan secara terpadu melalui rangkaian pertunjukan, mulai dari cerita, lawak, tarian atau joget, music, dan lagu. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pertunjukan randai di Sanggar Minang Saiyo berperan sebagai media pendidikan nonformal yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda di Desa Ibul

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aditiawarman, M., & Yulia, Y. (2025). Randai as Traditional Minangkabau Culture In Padang Pariaman: A Semiotic Analysis. Jurnal Ilmiah Langue and Parole, 8(2), 117–125. https://doi.org/10.36057/jilp.v8i2.722

Arifninetrirosa, Heristina Dewi, & Bebas Sembiring. (2019). Pelestarian Randai Sebagai Media Pendidikan Adat Istiadat Minangkabau di Sanggar Sumarak Anjuang di Kota Medan. Talenta Conference Series: Local Wisdom, Social, and Arts (LWSA), 2(2). https://doi.org/10.32734/lwsa.v2i2.715

Arifninetrirsa, D. (2019). Pelestarian Randai Sebagai Media Pendidikan Adat Istiadat TALENTA Conference Series Pelestarian Randai Sebagai Media Pendidikan Adat Istiadat Minangkabau di Sanggar Sumarak Anjuang di Kota Medan Preservation of Randai as a Media for Minangkabau Customary. 2(3). https://doi.org/10.32734/lwsa.v2i2.715

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2015). Prosedur Penelitian suatu pendekatan praktik.

Aygilia, A., Naldi, H., & Padang, U. N. (2024). H k a m. 3, 277–285.

Bandura, A. (1998). Self-Efficacy. 1994, 1–65.

Csikszentmihalyi, M., Amabile, T., West, M., & Sacramento, C. (2006). No Title. 1–17.

Dalang, K., Dede, W., Sutarya, A., & Putra, M. P. (n.d.). DALAM BENTUK MODEL PEMBELARAJAN DALANG. 111–124.

Devi Yusra, Irzal Anderson, & Heri Usmanto. (2025). Peran Randai Dalam Mengimplementasikan Nilai Moral Kepada Siswa di SMA N 1 Batipuh. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 163–172. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i1.7624

Dewi, iryanto nindy. (2022). Nilai-Nilai Moral dan Sosial pada Pertunjukkan Seni Budaya Kesenian Barongan Sebagai Sumber Belajar Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(2), 2931–2942. https://journal.uii.ac.id/ajie/article/view/971

Estan, M. (1979). Eksitensi randai sebagai teater rakyat: suatu proses perkembangan.

Hadijah, L. (2019). Local Wisdom in Minangkabau Cultural Tradition of Randai. 2019, 399–411. https://doi.org/10.18502/kss.v3i19.4871

Hoffman, M. L. (n.d.). Empathy and Moral Development Implications for Caring and Justice.

Husnaini Usman, P. setiady A. (2009). Metodologi Penelitian Soial.

Iskandar. (2008). metodologi penelitian pendidikan dan sosial (kuantitatif kualitatif).

Maryelliwati, M., Rahmat, W., & Anwar, K. (2019). Pemertahanan Budaya Minangkabau dalam kesenian randai di mungka berbasis pendidikan dan pariwisata. Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra, 1(2), 44–53.

Munandar, S. A., Fitriani, A., Karlina, Y., Yumriani, & BP, A. R. (2022). Pengertian pendidikan, ilmu pendidikan, dan unsur-unsur pendidikan. Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 1–8.

Muslim, M. S. (2022). Eksistensi Seni Pertunjukan Randai Kuantan Dalam Kehidupan Masyarakat Di Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Jurnall KOBA Vol 9 N0.1, 9(1), 1–7. https://journal.uir.ac.id/index.php/koba/article/view/10296/4465

Noor, M. A. (2017). Kebudayaan Dalam Kependidikan Makna Pendidikan dan Kebudayaan. 1–9.

Nor, mohd anis M. (1986). Randai dance of Minangkabau Sumatra with labanotation scores.

Pratama, O. N. (2021). UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta UPT Perpustakaan ISI Yogyakarta. Reimajenasi Timbre: Nostalgia Bunyi Melalui Komposisi Musik, 3, 1–16.

Primadesi, Y. (2013). Preservasi Pengetahuan Dalam Tradisi Lisan Seni Pertunjukan Randai Di Minangkabau Sumatera Barat. Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, 1(2), 179. https://doi.org/10.24198/jkip.v1i2.12060

Putri, S. R., & Wahyuningtyas, T. (2025). Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Eksplorasi Nilai Pendidikan Karakter dalam Tari Sri Ganyong : Studi di Sanggar Lang Lang Buana , Banyuwangi Exploration of Character Education Values in Sri Ganyong Dance : A Study at Sanggar Lang Lang Buana , Banyuwa. 5(1), 146–156. https://doi.org/10.34007/jipsi.v5i1.765

Sakjoyo, S. &. (1982). penerapan perilaku gotong royong dalam masyarakat sebagai wujud dari sila ketiga dalam pancasila.

Salsabila, A. (2025). Strategi dan Metode Pelatihan Musik Tradisional di Sanggar Saandiko : Upaya Pelestarian Seni Melalui Pendidikan Nonformal. 1(1), 1–10. https://doi.org/10.70078/arted.v1i1.66

Silvani, S. (2025). Tari Piriang Dalam Struktur Pertunjukan Randai : Kajian Fungsional Struktural. 9, 22123–22130.

Sinaga, F. S. S., Winangsit, E., & Putra, A. D. (2021). Pendidikan, Seni, dan Budaya: Entitas Lokal dalam Peradaban Manusia Masa Kini. Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik, 4(2), 104–110. https://doi.org/10.26740/vt.v4n2.p104-110

Sugiyono. (2013). metde penelitian kuantitatif kualitatif dan R & D.

Sugiyono. (2016). metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D.

Sugiyono. (2017). metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D.

Sugiyono. (2019). metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D.

Syakhrani, A. (2022). 済無No Title No Title No Title. Budaya Dan Kebudayaan: Tinjauan Dari Berbagai Pakar, Wujud-Wujud Kebudayaan, 7 Unsur Kebudayaan Yang Bersifat Universal, 5(1), 1–23.

Tulzahra, F., & Elmustian. (2023). Unsur Kesenian dan Nilai Pendidikan dalam Randai Grup Sanggar Mambang Kayo Pekanbaru. Ragam Budaya Gemilang, 1(3), 161–170.

Wendy. (2014). DRAMATURGI TEATER RAKYAT RANDAI DI MINANGKABAU. 01(01), 32–47.

Yosi Wulandari. (2015). Randai sebagai komunikasi sastra daerah di Minangkabau sebuah gagasan melestarikan budaya indonesia.

Zulkifli, novesar jamuran, A. (1993). Buku Ajar Randai Teater Tradisi.

Downloads

Published

2026-08-28

How to Cite

Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Pertunjukan Randai di Sanggar Minang Saiyo Desa Ibul Kecamatan Pucuk Rantau Kabupaten Kuantan Singingi. (2026). Advances In Education Journal , 3(1), 153-165. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/1633

Similar Articles

61-70 of 289

You may also start an advanced similarity search for this article.