Perbandingan Pola Pembentukan Karakter Kemandirian Anak dalam Keluarga Beranak Satu dan Beranak Banyak di Lingkungan Pesantren

Authors

  • Afif Afandi Institut Ahmad Dahlan Probolinggo Author
  • Khoiriyah Institut Ahmad Dahlan Probolinggo Author

Keywords:

Kemandirian; Struktur Keluarga; Keluarga Beranak Satu; Keluarga Beranak Banyak; Pesantren.

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu karakter utama yang menjadi tujuan penting dalam pendidikan keluarga dan pesantren. Pembentukan karakter kemandirian anak dipengaruhi oleh pola pengasuhan serta dinamika struktur keluarga, termasuk jumlah anak dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pola pembentukan karakter kemandirian antara anak yang berasal dari keluarga beranak satu dan keluarga beranak banyak di lingkungan pesantren, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain komparatif-deskriptif. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pola pembentukan kemandirian pada kedua latar belakang keluarga. Anak dari keluarga beranak banyak cenderung memiliki pengalaman sosial yang lebih intens dalam berbagi peran dan tanggung jawab sejak di rumah, sehingga lebih siap beradaptasi dengan sistem kehidupan pesantren yang menuntut kemandirian. Sementara itu, anak dari keluarga beranak satu memperoleh perhatian dan kontrol orang tua yang lebih terfokus, namun dalam beberapa kasus menunjukkan kecenderungan ketergantungan yang lebih tinggi pada aspek pengambilan keputusan dan pengelolaan kebutuhan pribadi. Temuan ini menunjukkan bahwa struktur keluarga berkontribusi dalam membentuk kesiapan kemandirian anak, sedangkan lingkungan pesantren berperan sebagai ruang penguatan karakter tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara pola pengasuhan keluarga dan sistem pendidikan pesantren dalam membentuk karakter kemandirian anak secara kontekstual

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dhofier, Z. (2011). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kyai. Jakarta: LP3ES.

Dewantara, K. H. (2004). Pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.

Hidayat, T., & Syahidin. (2020). Integrasi pendidikan keluarga dan pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 23–39.

Langgulung, H. (1986). Manusia dan pendidikan: Suatu analisis psikologi dan pendidikan. Jakarta: Pustaka Al-Husna.

Majid, A. (2011). Pendidikan karakter perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nurhayati, E., & Riyadi, A. (2021). Peran keluarga dalam pembentukan kemandirian anak usia sekolah. Jurnal Psikologi Pendidikan, 9(2), 145–158.

Putri, R. K., & Wibowo, A. (2024). Kemandirian anak dalam keluarga modern: Kontribusi struktur keluarga dan gaya pengasuhan. Jurnal Psikologi dan Pendidikan, 15(1), 77–95.

Sulaiman, A., & Abdullah, N. (2022). The effects of sibling interaction on child autonomy and social skills development. Journal of Family Psychology, 36(5), 442–456.

Suyanto. (2010). Urgensi pendidikan karakter. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan Nasional.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

Perbandingan Pola Pembentukan Karakter Kemandirian Anak dalam Keluarga Beranak Satu dan Beranak Banyak di Lingkungan Pesantren. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(5), 32-38. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/935

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

1-10 of 37

You may also start an advanced similarity search for this article.