Transformasi Pembelajaran PAI Abad 21 melalui Deep Learning Berbasis Spiritualitas Islami
Keywords:
pembelajaran mendalam, pendidikan agama islam, kompetensi spiritual, abad ke-21, teknologi pendidikanAbstract
Transformasi pendidikan di era modern menuntut pendekatan yang mampu menggugah pemahaman mendalam serta kesadaran spiritual peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pembelajaran mendalam dalam Pendidikan Agama Islam sebagai strategi penguatan kompetensi spiritual di abad ke-21. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mendalam mampu meningkatkan pemahaman keagamaan secara bermakna, menumbuhkan refleksi spiritual, serta mengembangkan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, dan literasi digital. Pembahasan menegaskan bahwa keberhasilan penerapan sangat ditentukan oleh kesiapan guru, rancangan pembelajaran, dan dukungan teknologi. Penelitian ini menekankan perlunya pembaruan pedagogis agar pembelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi lebih reflektif, kontekstual, dan selaras dengan kebutuhan generasi modern.
Downloads
References
Al-Ulum, M. R., & Wahab, W. (2025). Membangun keterampilan abad 21 pada PAI dengan pembelajaran kolaboratif dan pemikiran kritis. Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP), 5(1), 74–82. https://doi.org/10.54371/jiepp.v5i1.662
Farichah, E., & Nasaruddin, N. (2024). Pendidikan Islam dalam menjawab problem etika bermedia sosial, cyber bullying, hoaks, dan konten negatif. Jurnal al Muta’aliyah: Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(01), 35–41.
Fauzi, W. N. A., Suleman, O., Setiawati, Y., & Parid, M. (2025). Integrasi Deep Learning dan nilai Islam dalam pendidikan dasar: Analisis literatur dan tawaran implementasi kontekstual berbasis etika dan teknologi.
Khairunisa, A., Sari, K., & Rahmadani, F. (2025). Pentingnya pendidikan karakter dalam membangun generasi berintegritas di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Dirgantara, 2(2), 194–205. https://doi.org/10.61132/jupendir.v2i2.288
Kurnianingsih, N., Fadillah, A., & Puspitaningsih, H. R. (2025). Pembentukan karakter spiritual melalui pendekatan tazkiyatun nafs dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam. Masagi: Jurnal Pendidikan Karakter, 2(2), 200–215. https://doi.org/10.29313/masagi.v2i2.7851
Nasution, Y. (2024). Integrasi teknologi dalam pembelajaran PAI. Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2(2), 336–344.
Ningtyas, R. R., Rosila, I., & Kamal, R. (2024). Media digital dan interaktif: Metodologi pendidikan interaktif berbasis platform digital. Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(4), 188–202. https://doi.org/10.55606/jpbb.v3i4.4645
Ramadani, P. A., Anggalina, F., & Fadriati, F. (2025). Implementasi meaningful learning pada materi peradaban Islam masa modern sebagai upaya penguatan nilai-nilai Islami. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 4(2), 1002–1009. https://doi.org/10.31004/jpion.v4i2.519
Rohanita, L., Azizah, M. F., Sholihah, S., Mirrohmatillah, M., & Aini, N. (2025). The relevance of religious knowledge in the digital age: A Quranic guide for the modern generation. Journal of Modern Islamic Studies and Civilization, 3(01), 90–99. https://doi.org/10.59653/jmisc.v3i01.1386
Santos, L. F. (2017). The role of critical thinking in science education. Online Submission, 8(20), 160–173.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Annisa Nurfajrina, Muhammad Afrijaludin, Muhibatul Muyasyaroh, Dio Aryansyah, Abdul Fadil (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










