Moderasi Beragama dan Harmoni Sosial Pesantren Tahfiz di Tengah Masyarakat Hindu Bali
Keywords:
moderasi beragama, harmoni sosial, pesantren tahfiz, masyarakat HinduAbstract
Keberadaan pesantren tahfiz di tengah masyarakat Hindu menempatkan pendidikan Islam dalam ruang sosial yang menuntut keteguhan identitas sekaligus kemampuan beradaptasi. Penelitian ini menganalisis pembentukan harmoni sosial dan praktik moderasi beragama di Pondok Pesantren Raudlatul Huffadz, Tabanan, Bali. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan pimpinan pesantren, santri, dan perangkat desa, disertai observasi serta dokumentasi; data dianalisis melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber dan teknik. Temuan menunjukkan bahwa harmoni dibangun melalui penghormatan timbal balik, penyesuaian sosial, partisipasi dalam kebutuhan kemasyarakatan, dan komunikasi lintas kelompok. Moderasi beragama diwujudkan melalui pembelajaran Al-Qur’an yang kontekstual, dakwah tanpa kekerasan, penghargaan terhadap tradisi lokal, dan distribusi daging kurban kepada tetangga Hindu. Kepemimpinan kiai menjadi penghubung antara pendidikan tahfiz, fikih sosial, dan kearifan lokal. Studi ini menegaskan moderasi relasional sebagai praktik pendidikan yang tumbuh dari interaksi keseharian.
Downloads
References
Arafah, L., Khasanah, D. V. K., Maimunah, N., Dhulkamala, A., Aqila, M., Jannah, Z. Z., ... & Prayogi, A. (2026). From interfaith harmony to religious moderation education: A conceptual model from the Jetayu area, Pekalongan, Indonesia. Eduvista: Journal of Education and Innovation, 1(1), 88-105.
Aspan, N. A. (2021). Madrasah sebagai sistem sosial perspektif Talcott Parsons. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(1), 56–71. https://doi.org/10.19105/rjpai.v2i1.4337
Athoillah, M., Rahman, A. S., Firdaus, A. S., & Septiadi, M. A. (2024). Policies and practices of religious moderation in pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 387–396. https://doi.org/10.15575/jpi.v10i2.27543
Aulia, M., Putri, M. N., & Laily, R. N. (2023). Konsep pluralisme agama perspektif Islam dan Hindu. Dharma Duta, 21(1), 1–18. https://doi.org/10.33363/dd.v21i01.924
Aryati, A., & Suradi, A. (2022). The implementation of religious tolerance: Study on Pesantren Bali Bina Insani with Bali Hindus communities. Jurnal Ilmiah Peuradeun, 10(2), 471–490. https://doi.org/10.26811/peuradeun.v10i2.646
Badan Pusat Statistik Provinsi Bali. (2026). Jumlah penduduk menurut agama dan kabupaten/kota di Provinsi Bali hasil registrasi, 2024 dan 2025. https://bali.bps.go.id/id/statistics-table/1/MjAxIzE=/jumlah-penduduk-menurut-agama-dan-kabupaten-kota-di-provinsi-bali-hasil-registrasi-2024-dan-2025.html
Candra, D., Azwar, Z., & Jalal, A. (2023). Hukum pendistribusian daging kurban kepada non-Muslim: Studi komparatif Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i. Moefty: Jurnal Perbandingan Mazhab dan Hukum, 2(2), 98–113.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Hadi, S., & Anggraeni, D. (2021). Pesantren, Pecinan and multicultural education: A qualitative case study of Kauman Pesantren, Lasem, Central Java. Edukasia Islamika, 6(2), 273–288. https://doi.org/10.28918/jei.v6i2.4932
Hadriani, N. L. G. (2020). Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Bali dalam menjaga kerukunan beragama. Maha Widya Bhuwana: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 3(1), 72–78. https://doi.org/10.55115/bhuwana.v3i1.812
Hefner, R. W. (2020). Islam and covenantal pluralism in Indonesia: A critical juncture analysis. The Review of Faith & International Affairs, 18(2), 1–17. https://doi.org/10.1080/15570274.2020.1753946
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Khairani, E. Z., Riyadi, D., Hadyansyah, A., & Setyawan, M. A. (2025). Tantangan dan peluang pesantren di tengah masyarakat non-Muslim: Studi di Pondok Pesantren Bali Bina Insani. TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.33650/trilogi.v6i1.9935
Kristiani, N., Nasikha, A. I., Ta’rifin, A., Zumzumi, V. N., Zumzumi, V. N., Ainunnisa, F., & Husain, F. A. (2025). Peran Pondok Pesantren Bali Bina Insani dalam membangun moderasi beragama di tengah masyarakat Hindu. Al-Hikmah Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.12065/al-hikmah.v12i1.32
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mubsiroh, A., Atmaja, N. B., & Natajaya, I. N. (2013). Manajemen Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Raudlotul Huffadz Tabanan Bali. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 4(1), 1–12.
Muksin, M., & Afandi, A. (2023). Tren penelitian tentang moderasi beragama di Ma’had Jami’ah dan pesantren perguruan tinggi: Studi bibliometrik. Journal of Education Research, 4(4), 2638–2645. https://doi.org/10.37985/jer.v4i4.1421
Ningrum, E. D. P., Azzahra, A. E., Aini, I. N., Salsabila, N. P., Rahmadani, A. F., Rajanendri, L. C., ... & Prayogi, A. (2026). Religious moderation through social pedagogy: Lessons from Sahur Kebangsaan with Sinta Nuriyah Wahid in Islamic higher education. Mishkat: Journal of Theology and Civilization, 1(1), 43-58.
Puspayanti, A., Lasmawan, I. W., & Suharta, I. G. P. (2023). Konsep Tri Hita Karana untuk pengembangan budaya harmoni melalui pendidikan karakter. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan dan Keagamaan, 11(1), 87–98. https://doi.org/10.36052/andragogi.v11i1.314
Putra, I. M. D. W., Wiasti, N. M., & Suarsana, I. N. (2023). Moderasi beragama melalui peran guru beragama Hindu di Pondok Pesantren Bali Bina Insani. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 2(2), 216–223. https://doi.org/10.56799/jceki.v2i2.1403
Qadam, I. U., Manawi, A. L., Fathurrozaq, M., Alfi, I. M., & Wahyuni, H. M. (2022). Implementasi pendidikan multikultural sebagai adaptasi Pesantren Bali Bina Insani di daerah minoritas Muslim. Jurnal Penelitian, 16(2), 247–264. https://doi.org/10.21043/jp.v16i2.17451
Rofiqi, R., Firdaus, M., Salik, M., & Zaini, A. (2024). Moderasi beragama: Analisis kebijakan dan strategi penguatan di Kementerian Agama Republik Indonesia. Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, 9(1), 16–36. https://doi.org/10.36420/ju.v9i1.6544
Savira, K. N., Jauza, R. Z. H., Ramadhani, Z. A., Khanifah, R., Rif’ah, M., Valencia, G., ... & Prayogi, A. (2026). MODERASI BERAGAMA DI KAMPUS ISLAM: PENGALAMAN MAHASISWA MINORITAS DAN INTERNASIONAL. Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service, 4(1), 99-108.
Setia, P., & Rahman, M. T. (2022). Socializing religious moderation and peace in the Indonesian landscape. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 2(3), 333–340. https://doi.org/10.15575/jis.v2i3.17916
Subchi, I., Zulkifli, Z., Latifa, R., & Sa’diyah, S. (2022). Religious moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 451. https://doi.org/10.3390/rel13050451
Sumadi, E., Nisa, F. F., Nufus, I., Yulianto, F. A. F., & Bahruddin, B. (2022). Pendidikan pesantren dan moderasi beragama: Kajian di Pondok Pesantren Bali Bina Insani Tabanan Bali. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 249–275. https://doi.org/10.21274/taalum.2022.10.2.249-275
Sutrisnawati, M. S., & Pangestuti, R. (2024). Pesantren sebagai media moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Penelitian Agama, 25(1), 89–103. https://doi.org/10.24090/jpa.v25i1.2024.pp89-103
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maratus Shalihah, Milati Qanitatin, Salsabila Febri Urianti, Rizka Wulan Meilasari, Arditya Prayogi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










