Pengaruh Metode Bercerita Terhadap Pembentukan Akhlak Siswa Kelas VI di MIS Hidayatusshibyan Cibinong
Keywords:
Metode Bercerita, Pembentukan Akhlak, Pendidikan Agama IslamAbstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya penanaman nilai moral dan akhlak Islami sejak dini di tingkat pendidikan dasar guna membentengi peserta didik dari pergeseran moral era modern. Salah satu strategi pedagogis yang efektif dalam mentransformasikan nilai karakter secara kontekstual adalah metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris pengaruh penerapan metode bercerita oleh guru terhadap pembentukan akhlak siswa kelas VI di MIS Hidayatusshibyan Kecamatan Cibinong. Penelitian kuantitatif asosiatif kausal ini menggunakan teknik sampling jenuh dengan melibatkan seluruh populasi siswa kelas VI yang berjumlah 48 orang sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui angket terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji prasyarat dan analisis regresi linear sederhana berbantuan SPSS. Hasil analisis statistik inferensial menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penerapan metode bercerita terhadap pembentukan akhlak siswa kelas VI (thitung 2,246 > ttabel 2,013; Sig. 0,030 < 0,05). Persamaan regresi yang dihasilkan adalah Y = 38,091 + 0,358X dengan koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,099, yang berarti metode bercerita berkontribusi sebesar 9,9% terhadap pembentukan akhlak siswa, sedangkan 90,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor luar model penelitian seperti lingkungan keluarga dan interaksi teman sebaya.
Downloads
References
An-Nahlawi, A. (2004). Prinsip-Prinsip dan Metode Pendidikan Islam dalam Keluarga, di Sekolah dan di Masyarakat. Bandung: Diponegoro.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2018). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals. New York: Longmans, Green and Co.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Fadli, M. R., & Dwiningrum, S. I. A. (2021). Pesantren’s Digital Literacy: An Effort To Realize The Advancement Of Pesantren Education. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 22(2), 338–359. https://doi.org/10.18860/ ua.v22i2.14221
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasan, M., Taufiq, M., & Elmhemit, H. (2023). Digital Transformation of Islamic Education in Pesantren Madura.
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 18(2), 1–16. https://doi.org/10.19105/tjpi.v18i2.10535 Majid, A. (2014). Belajar dan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Mustofa, M. Y., Mas’ud, A., & Elizabeth, M. Z. (2023). Hybrid Pesantren in Indonesia: Analyzing the Transformation of Islamic Religious Education in the Digital Age. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 79–104. https://doi.org/10.24042/atjpi.v14i1.16928
Niswah. (2024). Technology-Based Education Management In Salaf Islamic. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 270-285.
Rambe, R. N. K. (2018). Penerapan Model Komunikasi Interaktif dalam Pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan Islam Al-Ilmiya, 10(2), 45-58.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Umar, M. (2019). Peran Lingkungan Keluarga Terhadap Pembentukan Akhlak Anak. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 5(1), 50-65.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 R Siti Mutia, Zainal Abidin , Siti Nopiah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










