Bentuk Komunikasi Terapeutik Dalam Proses Rehabilitasi ODGJ di Yayasan Lali Jiwa Raga Wangon
Keywords:
Komunikasi Terapeutik, ODGJ, RehabilitasiAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pola komunikasi terapeutik dalam rehabilitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Yayasan Lali Jiwa Raga Wangon. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan komunikasi terapeutik dilaksanakan melalui empat tahapan: orientasi, identifikasi, intervensi, serta evaluasi dan terminasi, dengan pola yang bersifat interpersonal dan kolaboratif. Hambatan utama meliputi kondisi psikologis pasien yang fluktuatif, kesulitan mengungkapkan perasaan, dan pengalaman traumatis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi terapeutik yang holistik dan fleksibel, didukung pendekatan spiritual serta keterlibatan keluarga, berperan penting dalam mendukung pemulihan dan fungsi sosial pasien ODGJ.
Downloads
References
Al Ansori, A. N., & Desideria, B. (2025, November 6). Gangguan jiwa posisi kedua penyebab disabilitas di Indonesia, Kemenkes perluas akses layanan keswa. Liputan6.com. https://www.liputan6.com/disabilitas/read/6202571/gangguan-jiwa-posisi-kedua-penyebab-disabilitas-di-indonesia-kemenkes-perluas-akses-layanan-keswa
Difa, N. G. (2021). Metode Rehabilitasi Sosial Bagi Pasien Gangguan Kejiwaan di Yayasan Pondok Lali Jiwa Raga Wangon Banyumas. Skripsi, UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
Febrian, R. W., & Wahyuningsih, S. (2025). Komunikasi Terapeutik Integratif Upaya Relaps Prevention Pada Terapi Pasien ODGJ. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(1), 147–152. https://doi.org/https://doi.org/10.30651/jkm.v10i1.24935
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Kemenkes targetkan 50 persen puskesmas layani kesehatan jiwa pada 2025,” ANTARA News, 13 Desember 2024, diakses 26 Mei 2026 melalui https://www.antaranews.com/berita/4527565/kemenkes-targetkan-50-persen-puskesmas-layani-kesehatan-jiwa-pada-2025
Rakhmaniar, A. (2023). Komunikasi Terapeutik Pada Pasien Dengan Gangguan Mental (Studi Kualitatif Pada Psikoterapis). TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 1(2), 292–306. https://doi.org/https://doi.org/10.47861/tuturan.v1i2.1120
Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2024). BUKU AJAR METODOLOGI PENELITIAN (Teori dan Praktik) (B. Ismaya, Ed.; 1st ed.). Saba Jaya Publisher.
Sujarwo, S., & Equilera, Y. (2023). STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI UNTUKMENINGKATKAN INTERAKSI SOSIALTERHADAP ODGJ DI PSR-GPODGJPALEMBANG. Communnity Development Journal, 4(4), 7877–7880. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/cdj.v4i4.19344
Triwidiana, K., Wahyuningsih, S., Madura, U. T., Telang, P., & Bangkalan, K. (2022). PROSES PENYEMBUHAN PASIEN ODGJ SEBAGAI EDUWISATA BERBASIS THE HEALING PROCESS OF ODGJ PATIENTS AS AN EDUTOURISM BASED ON THERAPEUTIC COMMUNICATION BY KYAI AND MENTAL CADRES PENDAHULUAN ODGJ ( Orang Dengan Gangguan Jiwa ) penyembuhannya tidak hanya melalui. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(4), 733–738. https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JKJ/article/viewFile/9069/pdf
WHO. (2021). Guidance on community mental health services: Promoting person-centred and rights-based approaches. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240025707
World Health Organization. (2025, October 8). Mental health. Retrieved May 25, 2026, from https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response
Zakki, A., Karneli, Y., & Hariko, R. (2023). Karakteristik Konselor yang Berhasil dalam Membangun Hubungan kepada Klien. EDUKATIF: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(3), 1578–1584. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.5314
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rifky Ardhi Nugraha, Carissa Chrisella Padmarini, Fathi Nida Azami, Endi Nur Ajilah, Linisa Ilfi Nathania Az-Zahra, Haninnisa Ersa Azzahra, Khalfatul Musfiroh (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










