Akulturasi Islam dan Tradisi Lokal dalam Prosesi Pernikahan: Studi tentang Ritual Buang Ayam saat Melintasi Gunung Pegat di Lamongan

Authors

  • Rifqi Dia Finti Ardiyanti Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban Author
  • Birini Sofiana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban Author
  • Innani Qurrota Ainin NK Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban Author
  • Nurul Hakim Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban Author

Keywords:

Tradisi Pelepasan Ayam, , Gunung Pegat, Akulturasi Islam, 'Urf

Abstract

Penelitian ini mengkaji tradisi pelepasan ayam di Gunung Pegat, Kabupaten Lamongan, sebagai bentuk akulturasi antara budaya lokal dan nilai-nilai Islam. Tradisi ini dilakukan oleh pasangan pengantin atau keluarga ketika melintasi kawasan Gunung Pegat, dengan tujuan simbolik untuk menghindari musibah dan menjaga keharmonisan rumah tangga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode lapangan (field research), mengandalkan wawancara semi-terstruktur dengan narasumber setempat serta dokumentasi lokal dan literatur pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini memiliki makna simbolik yang mendalam, di mana sepasang ayam melambangkan pasangan suami-istri, serta merefleksikan nilai historis dan kultural masyarakat. Pelaksanaannya bersifat fleksibel, tergantung keyakinan individu atau keluarga, dan telah dilestarikan secara turun-temurun. Dari perspektif Islam, tradisi ini dapat dikategorikan sebagai ‘urf shahih jika dilandasi niat sedekah dan pengakuan bahwa ketentuan baik dan buruk berasal dari Allah SWT. Tradisi pelepasan ayam di Gunung Pegat merupakan contoh nyata bagaimana masyarakat Muslim dapat mempertahankan nilai budaya lokal tanpa mengabaikan prinsip-prinsip Islam.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ana, Wawancara 02 April 2026

Dewi, N. R. S. (2022). Konsep simbol kebudayaan: sejarah manusia beragama dan berbudaya. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(1), 1–10. https://doi.org/10.22373/arj.v2i1.12070

Dina, Wawancara 02 April 2026

Hasbullah, N., & Jailani, M. S. (2020). TRADISI RITUAL BEPAPAI SUKU BANJAR : MANDI TOLAK BALA CALON PENGANTIN SUKU BANJAR KUALA-TUNGKAL PROVINSI JAMBI , INDONESIA. Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 18(2), 287–308.

Hidayat, A., & Ibrahim, M. (2021). Tradisi Melepas Ayam di Perempatan Jalan Sebelum Pernikahan Perspektif Islam : Studi Desa Palbapang Bantul Yogyakarta Adat Bugis Di Jambi di Desa Simbur Naik Kecamatan Muaro Sabak Perna Tuwo Dalam Perspektif Hukum Islam Studi di Desa Argosari Yang ketiga. Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia, 10(1).

M.Choiruzzadi. (2020). TRADISI MELEPAS AYAM DI GUNUNG PEGAT SEBELUM PERNIKAHAN PERSPEKTIF ‘URF (Studi Kasus di Desa Gajah Kecamatan Baureno Kabupaten Bojonegoro). http://e-repository.perpus.uinsalatiga.ac.id/id/eprint/9096

Muhammad Ashimudin. (2023). EKSISTENSI TRADISI BUCU DALAM PROSESI PELAKSANAAN PEMBAKARAN BATU BATA MERAH DI DESA PODOSARI KECAMATAN CEPIRING KABUPATEN KENDAL.

Naila, F. A. (2024). Berani Melewati Gunung Pegat? Mitosnya Bisa Bikin Rumah Tangga Goyah, Lho! RadarMadura.Id. https://radarmadura.jawapos.com/food-travel/2411280034/berani-melewati-gunung-pegat-mitosnya-bisa-bikin-rumah-tangga-goyah-lho#

Oktavia, Adinda, & Auzi. (2022). PERNIKAHAN ADAT JAWA MENGENAI TRADISI TURUNTEMURUN SIRAMAN DAN SUNGKEMAN DI DAERAH YOGYAKARTA PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 5(2), 168–174.

Qomaruddin, & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting and Administration, 1(2), 77–84.

Rahmawati, F. D., & Rouf, A. (2024). Tradisi Pelepasan Ayam di Gunung Pegat Perspektif ‘ Urf. SAKINA: Journal Of Family Studies, 8(2), 290–301.

Riady, A. S. (2021). Agama dan Kebudayaan Masyarakat Perspektif Clifford Geertz. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 2(1), 13–22.

Ruf, A. M., Yusuf, M., & Hakim, A. (2025). Teknik Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif. Journal of Scientific Communication, 7(2), 99–109.

Safutri, H. (2023). TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI PERKAWINAN MEMBUANG AYAM DAN GENDONG MANTEN PERSPEKTIF ‘URF (Studi Kasus Di Kecamatan Talang Kabupaten Tegal).

Samongilailai, H. N., & Utomo, A. B. (2024). Strategi Melestarikan Budaya Indonesia di Era Modern. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(4).

SITI FATIMAH, A. Z. (2025). PERUBAHAN BUDAYA PADA PROSESI PERNIKAHAN DI ABUNG PEKURUN KABUPATEN LAMPUNG UTARA. https://repository.radenintan.ac.id/id/eprint/40687%0A

Sri, Wawancara 02 April 2026

Vaikhotus, & Khasanah. (2020). HUKUM MELEPASKAN AYAM PADA SAAT PERKAWINAN DI GUNUNG PEGAT DESA KARANG KEMBANG KECAMATAN BABAT KABUPATEN LAMONGAN (Studi Komparatif Pandangan Tokoh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Lamongan).

Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan : Metode Penelitian Kualitatif , Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi ( Mixed Method ). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 2896–2910.

Zain, Ahmad Taufik, Wawancara 02 April 2026

Zainuddin, Z., Mutholib, A., Ramdhani, R., Octafiona, E., & Jenuri. (2024). Dinamika Sosial Masyarakat Muslim : Studi Kasus tentang Interaksi antara Agama dan Budaya Lokal di Indonesia Social Dynamics in Muslim Societies : Case Studies on the Interaction between Religion and Local Culture in Indonesia. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(5), 1777–1787. https://doi.org/10.56338/jks.v7i5.5358

Downloads

Published

2026-05-01

How to Cite

Akulturasi Islam dan Tradisi Lokal dalam Prosesi Pernikahan: Studi tentang Ritual Buang Ayam saat Melintasi Gunung Pegat di Lamongan. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(6), 41-47. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1027

Similar Articles

101-110 of 250

You may also start an advanced similarity search for this article.