Transformasi Kurikulum PAI Era Digital melalui Kecerdasan Buatan (AI), Ekopedagogi, Pendidikan Seksualitas, dan Moderasi Beragama dalam Bingkai Kearifan Lokal
Keywords:
Ekopedagogi; Kearifan Lokal; Kecerdasan Buatan; Kurikulum PAI; Moderasi Beragama; Pendidikan SeksualitasAbstract
Transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital memerlukan rekonstruksi materi yang adaptif dan dinamis agar mampu menjawab tantangan zaman dan permasalahan atau isu mutakhir di masyarakat tanpa melupakan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kehadiran kecerdasan buatan (AI), ekopedagogi, pendidikan seksualitas, dan moderasi beragama dalam struktur kurikulum PAI kontemporer dan dibingkai oleh kearifan lokal. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kepustakaan, dengan hasil penelitian yang menyatakan bahwa pemanfaatan AI dalam pembelajaran PAI hendaknya diikuti dengan etika digital; penguatan ekopedagogi berbasis lokal dari adat istiadat masyarakat Banjar melalui fikih sungai, Hukum Adat Hutan, penjagaan Pegunungan Meratus; pendidikan seksualitas yang Islami melalui tradisi Badudus serta internalisasi moderasi beragama melalui sikap Baapik. Titik temu seluruh elemen ini terletak pada sikap moderat (wasathiyah) yang menyeimbangkan kecakapan teknologi, tanggung jawab ekologis, dan kesadaran menjaga kehormatan diri. Oleh karenanya, transformasi kurikulum PAI sangat penting untuk menghasilkan pembelajaran agama yang adaptif di era saat ini.
Downloads
References
Ainina, D. Q. (2022). Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas VII SMP. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(2), 477. https://doi.org/10.35931/aq.v16i2.887
Alfiannoor, I., Az, H. A. H. A., & Sukarni, S. (2023). Paradigma Ekologis Masyarakat Banjar Terhadap Keberadaan Sungai di Kalimantan Selatan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(6), 4336. https://doi.org/10.35931/aq.v17i6.2802
Alijaya, A. (2019). Argumen Ekopedagogik dalam Al-Qur’an. Penerbit K-Media.
Aminah, S. D. (2022). Implementasi Ekopedagogik di TK Cahaya Meratus Dusun Munggu Ringkit Desa Harakit Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. UIN Antasari Banjarmasin.
Fadilah, A. N., Hermawan, W., & Fakhruddin, A. (2025). Pemetaan Materi Pendidikan Seksual dalam Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Berdasarkan Fase Perkembangan Anak. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 18(3).
Fauzi, M. R., Zahro, S. F., Bashith, A., & Hakim, M. J. M. (2025). Peluang dan Tantangan Integrasi Artificial Intelligence Dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 10(2), 217–227. https://doi.org/10.21462/educasia.v10i2.345
Fenny Anita & Hadrizal Hadrizal. (2025). Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Budaya Belajar dan Pelestarian Kearifan Lokal Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(4), 559–567. https://doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3691
Humamy, R. F., Kamelia, A., Ali, M., & Wicaksono, D. (2025). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Seksual siswa Pra Pubertas Sekolah Dasar: Systematic Literature Review. PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 8(2), 630–649. https://doi.org/10.61332/ijpa.v8i2.360
Ihsan, M. A. N. (2017). Pembelajaran Fiqih pada Materi Pendidikan Seks Usia Remaja Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Banjarmasin. Tarbiyah Islamiyah, 7(2).
Indonesia), A. (Asosiasi P. J. I. (2025). Survei Internet APJII 2025 [Or.id]. https://survei.apjii.or.id/
Lidayni, A., Arnidah, A., & Anwar, C. R. (2022). Pengembangan E-Modul Sex Education sebagai penguatan pendidikan karakter pada mahasiswa. Inovasi Kurikulum, 19(2), 263–276. https://doi.org/10.17509/jik.v19i2.45411
Maslichah, U., & Hillaluddin, H. (2026). Kebijakan Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Peluang Penerapan dan Risiko yang Harus Diantisipasi. An-Nuriyah: Juournal of Islamic Technology and Informatics Education, 2(01), 100–116.
Miftahul Huda & Irwansyah Suwahyu. (2024). Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam, 2(2), 53–61. https://doi.org/10.61220/ri.v2i2.005
Muslim, M., & Ichwan, I. (2021). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini. PELANGI: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 2(1), 60–73. https://doi.org/10.52266/pelangi.v2i1.576
Nirwana, D. (2024). Moderasi Beragama Itu Sama Dengan Sikap Baapik dalam Masyarakat Banjar. ac.id. https://fuh.uin-antasari.ac.id/moderasi-beragama-itu-sama-dengan-sikap-baapik-dalam-masyarakat-banjar/
Nuraisyah, N., & Rahmat, A. (2022). Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 01(02).
Nurdiyana, T., & Najamuddin, M. (2020). Konstruksi Sosial Budaya Kecantikan Perempuan Banjar dalam Bingkai Budaya Banjar pada Masyarakat Banjar di Kota Banjarmasin [Laporan Akhir Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi]. Universitas Lambung Mangkurat.
Pasaribu, M. (2022). Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Pelecehan Seksual Online di Kalangan Mahasiswa. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(03), 869. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.2558
Perempuan, K. (2025). Siaran Pers Komnas Perempuan Memastikan Ketidakberulangan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Pesantren [Go.id]. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-memastikan-ketidakberulangan-kekerasan-seksual-di-lembaga-pendidikan-pesantren
Razi, F. (2025). Problematika Pendidikan Seksualitas Dalam Kurikulum PAI Modern. AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 355–368. https://doi.org/10.65802/an-nur.v1i2.61
Rosdina, A. C. (2023). Kontribusi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Pendidikan Seksual di Sekolah: Analisis Kurikulum PAI 2013 [Skripsi]. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Sertiawan, N. & Nuriza Dora. (2024). Ritual Badudus, Kearifan Lokal dan Pendidikan Pernikahan Suku Banjar di Labuhanbatu. Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam, 33(2), 245–270. https://doi.org/10.30762/empirisma.v33i2.2222
Suaidi, S., Faridi, F., & Sunarto, S. (2025). Technology-Based Digitalization of Islamic Religious Education: Digitalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi. Halaqa: Islamic Education Journal, 9(2). https://doi.org/10.21070/halaqa.v9i2.1734
Surya, A., Prihadi, S., Kalpikasari, E. P., & Harapandi, S. (2025). Pendidikan Ekologis Berbasis Komunitas Dayak untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Ramah Lingkungan pada Masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa, 8(2).
Suwahyu, I. (2025). Kontribusi Artificial Intelligence dalam Mewujudkan Pembelajaran PAI yang Adaptif dan Inklusif. Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam, 3(1).
Syifa, W. (2024). Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Budaya Lokal Sebagai Pendekatan Strategis untuk Meningkatkan Relevansi dan Efektivitas Pendidikan Agama di Masyarakat. Al-Ijitima’i: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2).
TVRINews, R. (2025). Menkominfo: 87 Persen Pelajar Gunakan AI untuk Kerjakan Tugas. TVRI News. https://nasional.tvrinews.com/berita/ttc1npe-menkominfo-87-persen-pelajar-gunakan-ai-untuk-kerjakan-tugas
Ulfah, R. Q., & Hafidzi, A. (2025). Pemahaman Fikih Masyarakat Banjar tentang Hukum Penggunaan AI (Artificial Intelligence) untuk Ceramah dan Dakwah Online. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(4).
Ummah, M. N. (2025). Implikasi Etika Keilmuan dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Siswa Kelas XI MAN 2 Mojokerto. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1).
WALHI, W. L. H. I. (2025). Environmental Outlook 2025: Melanjutkan Tersesat, atau Kembali ke Jalan yang Benar untuk Kedaulatan Bangsa dan Lingkungan Hidup yang Lebih Baik. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).
Wiranata, E., Aulia, F., Setiawan, J., & Hamengkubuwono, H. (2023). Tantangan dan Peluang Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digitalisasi. Jurnal Literasiologi, 9(4).
Yonatan, A. Z. (2025). 95% Mahasiswa RI Gunakan AI dalam Proses Pembelajaran. https://data.goodstats.id/statistic/95-mahasiswa-ri-gunakan-ai-dalam-proses-
Yunansah, H., & Herlambang, Y. T. (2017). Pendidikan Berbasis Ekopedagogik dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekologis dan Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 9(1), 27. https://doi.org/10.17509/eh.v9i1.6153
Zahroh, A. (2022). Penerapan Moderasi Beragama Melalui Kurikulum Pendidikan. Bidayatuna Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 230–243. https://doi.org/10.54471/bidayatuna.v5i2.1833
Zaimina, Ach. B., & Munib, B. (2025). Green Islam Education: Model Pembelajaran Ekopedagogi Berbasis Fikih Lingkungan di Sekolah Islam Urban. MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management, 4(1), 27–43. https://doi.org/10.35719/managiere.v4i1.2329
Ainina, D. Q. (2022). Nilai-Nilai Moderasi Beragama Dalam Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti Kelas VII SMP. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(2), 477. https://doi.org/10.35931/aq.v16i2.887
Alfiannoor, I., Az, H. A. H. A., & Sukarni, S. (2023). Paradigma Ekologis Masyarakat Banjar Terhadap Keberadaan Sungai di Kalimantan Selatan. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(6), 4336. https://doi.org/10.35931/aq.v17i6.2802
Alijaya, A. (2019). Argumen Ekopedagogik dalam Al-Qur’an. Penerbit K-Media.
Aminah, S. D. (2022). Implementasi Ekopedagogik di TK Cahaya Meratus Dusun Munggu Ringkit Desa Harakit Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan. UIN Antasari Banjarmasin.
Fadilah, A. N., Hermawan, W., & Fakhruddin, A. (2025). Pemetaan Materi Pendidikan Seksual dalam Buku Ajar Pendidikan Agama Islam Berdasarkan Fase Perkembangan Anak. Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam, 18(3).
Fauzi, M. R., Zahro, S. F., Bashith, A., & Hakim, M. J. M. (2025). Peluang dan Tantangan Integrasi Artificial Intelligence Dalam Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 10(2), 217–227. https://doi.org/10.21462/educasia.v10i2.345
Fenny Anita & Hadrizal Hadrizal. (2025). Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) terhadap Budaya Belajar dan Pelestarian Kearifan Lokal Mahasiswa Ilmu Komunikasi. Jurnal Pendidikan Bahasa, 15(4), 559–567. https://doi.org/10.37630/jpb.v15i4.3691
Humamy, R. F., Kamelia, A., Ali, M., & Wicaksono, D. (2025). Pengembangan Kurikulum Pendidikan Seksual siswa Pra Pubertas Sekolah Dasar: Systematic Literature Review. PANDITA: Interdisciplinary Journal of Public Affairs, 8(2), 630–649. https://doi.org/10.61332/ijpa.v8i2.360
Ihsan, M. A. N. (2017). Pembelajaran Fiqih pada Materi Pendidikan Seks Usia Remaja Siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Banjarmasin. Tarbiyah Islamiyah, 7(2).
Indonesia), A. (Asosiasi P. J. I. (2025). Survei Internet APJII 2025 [Or.id]. https://survei.apjii.or.id/
Lidayni, A., Arnidah, A., & Anwar, C. R. (2022). Pengembangan E-Modul Sex Education sebagai penguatan pendidikan karakter pada mahasiswa. Inovasi Kurikulum, 19(2), 263–276. https://doi.org/10.17509/jik.v19i2.45411
Maslichah, U., & Hillaluddin, H. (2026). Kebijakan Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi: Peluang Penerapan dan Risiko yang Harus Diantisipasi. An-Nuriyah: Juournal of Islamic Technology and Informatics Education, 2(01), 100–116.
Miftahul Huda & Irwansyah Suwahyu. (2024). Peran Artificial Intelligence (AI) dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam, 2(2), 53–61. https://doi.org/10.61220/ri.v2i2.005
Muslim, M., & Ichwan, I. (2021). Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seks pada Anak Usia Dini. PELANGI: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Islam Anak Usia Dini, 2(1), 60–73. https://doi.org/10.52266/pelangi.v2i1.576
Nirwana, D. (2024). Moderasi Beragama Itu Sama Dengan Sikap Baapik dalam Masyarakat Banjar. ac.id. https://fuh.uin-antasari.ac.id/moderasi-beragama-itu-sama-dengan-sikap-baapik-dalam-masyarakat-banjar/
Nuraisyah, N., & Rahmat, A. (2022). Internalisasi Moderasi Beragama dalam Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 01(02).
Nurdiyana, T., & Najamuddin, M. (2020). Konstruksi Sosial Budaya Kecantikan Perempuan Banjar dalam Bingkai Budaya Banjar pada Masyarakat Banjar di Kota Banjarmasin [Laporan Akhir Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi]. Universitas Lambung Mangkurat.
Pasaribu, M. (2022). Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Pelecehan Seksual Online di Kalangan Mahasiswa. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(03), 869. https://doi.org/10.30868/ei.v11i03.2558
Perempuan, K. (2025). Siaran Pers Komnas Perempuan Memastikan Ketidakberulangan Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Pesantren [Go.id]. https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers-komnas-perempuan-memastikan-ketidakberulangan-kekerasan-seksual-di-lembaga-pendidikan-pesantren
Razi, F. (2025). Problematika Pendidikan Seksualitas Dalam Kurikulum PAI Modern. AN-NUR: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 1(2), 355–368. https://doi.org/10.65802/an-nur.v1i2.61
Rosdina, A. C. (2023). Kontribusi Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Pendidikan Seksual di Sekolah: Analisis Kurikulum PAI 2013 [Skripsi]. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Sertiawan, N. & Nuriza Dora. (2024). Ritual Badudus, Kearifan Lokal dan Pendidikan Pernikahan Suku Banjar di Labuhanbatu. Empirisma: Jurnal Pemikiran dan Kebudayaan Islam, 33(2), 245–270. https://doi.org/10.30762/empirisma.v33i2.2222
Suaidi, S., Faridi, F., & Sunarto, S. (2025). Technology-Based Digitalization of Islamic Religious Education: Digitalisasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Teknologi. Halaqa: Islamic Education Journal, 9(2). https://doi.org/10.21070/halaqa.v9i2.1734
Surya, A., Prihadi, S., Kalpikasari, E. P., & Harapandi, S. (2025). Pendidikan Ekologis Berbasis Komunitas Dayak untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Ramah Lingkungan pada Masyarakat Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa, 8(2).
Suwahyu, I. (2025). Kontribusi Artificial Intelligence dalam Mewujudkan Pembelajaran PAI yang Adaptif dan Inklusif. Referensi Islamika: Jurnal Studi Islam, 3(1).
Syifa, W. (2024). Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Budaya Lokal Sebagai Pendekatan Strategis untuk Meningkatkan Relevansi dan Efektivitas Pendidikan Agama di Masyarakat. Al-Ijitima’i: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2).
TVRINews, R. (2025). Menkominfo: 87 Persen Pelajar Gunakan AI untuk Kerjakan Tugas. TVRI News. https://nasional.tvrinews.com/berita/ttc1npe-menkominfo-87-persen-pelajar-gunakan-ai-untuk-kerjakan-tugas
Ulfah, R. Q., & Hafidzi, A. (2025). Pemahaman Fikih Masyarakat Banjar tentang Hukum Penggunaan AI (Artificial Intelligence) untuk Ceramah dan Dakwah Online. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 3(4).
Ummah, M. N. (2025). Implikasi Etika Keilmuan dalam Penggunaan Artificial Intelligence (AI) pada Keterampilan Menulis Karya Ilmiah Siswa Kelas XI MAN 2 Mojokerto. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 14(1).
WALHI, W. L. H. I. (2025). Environmental Outlook 2025: Melanjutkan Tersesat, atau Kembali ke Jalan yang Benar untuk Kedaulatan Bangsa dan Lingkungan Hidup yang Lebih Baik. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI).
Wiranata, E., Aulia, F., Setiawan, J., & Hamengkubuwono, H. (2023). Tantangan dan Peluang Inovasi Pembelajaran PAI di Era Digitalisasi. Jurnal Literasiologi, 9(4).
Yonatan, A. Z. (2025). 95% Mahasiswa RI Gunakan AI dalam Proses Pembelajaran. https://data.goodstats.id/statistic/95-mahasiswa-ri-gunakan-ai-dalam-proses-
Yunansah, H., & Herlambang, Y. T. (2017). Pendidikan Berbasis Ekopedagogik dalam Menumbuhkan Kesadaran Ekologis dan Mengembangkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. EduHumaniora | Jurnal Pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 9(1), 27. https://doi.org/10.17509/eh.v9i1.6153
Zahroh, A. (2022). Penerapan Moderasi Beragama Melalui Kurikulum Pendidikan. Bidayatuna Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 5(2), 230–243. https://doi.org/10.54471/bidayatuna.v5i2.1833
Zaimina, Ach. B., & Munib, B. (2025). Green Islam Education: Model Pembelajaran Ekopedagogi Berbasis Fikih Lingkungan di Sekolah Islam Urban. MANAGIERE: Journal of Islamic Educational Management, 4(1), 27–43. https://doi.org/10.35719/managiere.v4i1.2329
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Noor Syifa Azkia Rahmah, Salamah Salamah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










