Piagam Madinah dan Piagam Jakarta sebagai Fondasi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia

Authors

  • Muhammad Huda Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta, Surakarta, Indonesia Author
  • Selfia Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta, Surakarta, Indonesia Author
  • Diah Novita Fardani Pendidikan Agama Islam, UIN Raden Mas Said Surakarta, Surakarta, Indonesia Author

Keywords:

Piagam Madinah, Piagam Jakarta, kerukunan umat beragama, analisis komparatif, moderasi beragama.

Abstract

Pengelolaan keberagaman agama di Indonesia membutuhkan landasan filosofis dan historis yang kokoh untuk mencegah disintegrasi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis persamaan dan perbedaan antara Piagam Madinah dan Piagam Jakarta, serta mengkaji relevansi nilai-nilainya bagi penguatan kerukunan umat beragama di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan dan pendekatan analisis komparatif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua dokumen memiliki persamaan filosofis substantif pada prinsip musyawarah, inklusivitas politik, kebebasan beragama, dan kesetaraan hak sipil. Perbedaannya terletak pada konteks negara-kota kesukuan abad ke-7 pada Piagam Madinah dan negara-bangsa modern abad ke-20 pada Piagam Jakarta. Kompromi perubahan klausa syariat menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa mencerminkan sikap negarawan demi persatuan nasional. Simpulannya, nilai-nilai luhur kedua piagam merupakan sumber inspirasi etis yang sangat relevan untuk memperkokoh moderasi beragama dan harmoni kebangsaan di Indonesia masa kini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abu Bakar, & Hurmain. (2016). Kerukunan antarumat beragama: Telaah atas Piagam Madinah dan relevansinya bagi Indonesia. Toleransi: Media Komunikasi Umat Beragama, 8(2), 204–216.

Ahsan, N. (2015). Kerukunan antarumat beragama dalam masyarakat madani (Analisis Piagam Madinah dan relevansinya bagi Indonesia). Tasamuh: Jurnal Studi Islam, 7(1), 161–180.

Al-Hamdi, R. (2015). The Jakarta Charter in post-Soeharto Indonesia: Political thoughts of the elites in Muhammadiyah. Masyarakat Indonesia, 41(1), 43–56.

Andiwilaga, R. (2019). Piagam Jakarta dan implikasinya terhadap konstruksi pemikiran Islamisme Indonesia kontemporer. International Journal of Demos, 1(1), 38–53.

Anwar, K., & Latif, A. (2022). Kontrak sosial dalam masyarakat plural: Dialektika Piagam Madinah dan konstitusi modern. Jurnal Pemikiran Hukum dan Islam, 15(2), 142–158. https://doi.org/10.21043/jphi.v15i2.5432

Aris, M., Hidayat, N., & Rahman, A. (2022). Transformation of Islamic values into national consensus: A study on the formulation of Pancasila. Jurnal Hukum dan Kebijakan Publik, 14(2), 180–198. https://doi.org/10.22146/jhkp.v14i2.65412

Bintang, M. L. (2025). Proses perubahan Piagam Jakarta menjadi Pancasila. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(11), 263–268.

Faiz, I., Wakhid, A., Suhandi, & Shomad, B. A. (2020). Konstitusi Madinah dalam membangun civil society. Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 16(1), 1–16.

Faisal, M., & Wahyudi, A. (2022). Konsep kewarganegaraan inklusif dalam Piagam Madinah dan relevansinya dengan negara hukum modern. Jurnal Hukum dan Hak Asasi Manusia, 16(2), 115–130. https://doi.org/10.30641/ham.v16i2.892

Fajriah, N. (2019). Kerukunan umat beragama: Relevansi Pasal 25 Piagam Madinah dan Pasal 29 UUD 1945. Substantia, 21(2), 162–169.

Fakhri, M. (2010). Piagam Madinah sebagai pilar dasar kerukunan masyarakat Madinah. Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 2(1), 1–15.

Fauzi, A., & Asy'ari, M. (2023). Statesmanship tokoh Islam dan integrasi nasional: Membaca konsensus BPUPKI-PPKI 1945. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 8(1), 55–72. https://doi.org/10.22146/jsai.v8i1.4102

Fitria, D. (2018). Kiprah KH Abdul Wahid Hasyim dalam perumusan Piagam Jakarta tahun 1945 [Skripsi, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta].

Firmansyah, R. (2023). Dialektika Islam dan kebangsaan: Membaca ulang konsensus politik BPUPKI-PPKI 1945. Jurnal Sejarah dan Pemikiran Politik, 8(1), 45–62. https://doi.org/10.22146/jspp.v8i1.43210

Hasan, N., & Mufid, A. (2022). Kerukunan umat beragama dan kewarganegaraan inklusif dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum dan Kebudayaan, 17(1), 89–105. https://doi.org/10.30641/jhk.v17i1.782

Ilyas. (2020). Islam dan kebangsaan: Pergumulan dalam BPUPKI, PPKI, dan Piagam Jakarta. Buletin Al-Turas, 26(1), 19–35.

Ismail, R., & Syamsuddin, M. (2024). Religious moderation in plural societies: Lessons from Medina Charter and Indonesian Constitution. Journal of Indonesian Islam, 18(1), 89–112. https://doi.org/10.15642/JIIS.2024.18.1.89-112

Kurniawan, D., & Safitri, R. (2024). Relevansi nilai-nilai Piagam Jakarta bagi penguatan moderasi beragama di Indonesia. Jurnal Politik dan Keagamaan, 10(1), 33–49. https://doi.org/10.15642/jpk.2024.10.1.33-49

Mubarok, S., & Zaini, M. (2023). Inklusivitas politik dan perlindungan minoritas: Analisis komparatif Piagam Madinah dan Pancasila. Jurnal Filsafat Politik dan Kebangsaan, 11(2), 120–136. https://doi.org/10.14421/jfpk.v11i2.3120

Nurdin, N., Ahmad, F., & Rahmad, M. (2023). Moderasi beragama dan harmoni sosial: Analisis tematik Piagam Madinah. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 19(1), 78–94. https://doi.org/10.23971/jsam.v19i1.5123

Nurjanah, E. (2019). Piagam Madinah sebagai struktur masyarakat pluralistik. Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 16(2), 210–214.

Prasetia, A., & Setyo, B. (2022). Kontrak sosial dalam perspektif Piagam Madinah dan Pancasila: Sebuah studi komparatif. Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam, 22(2), 201–218. https://doi.org/10.14421/fmut.v22i2.2890

Rahman, T., & Wahid, U. (2023). Konstruksi harmoni sosial dalam masyarakat heterogen: Studi komparatif teks kebangsaan. Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 20(1), 101–118. https://doi.org/10.23971/jsapi.v20i1.6210

Ridwan. (2016). Pelembagaan nilai pluralisme agama dan politik dalam Piagam Madinah dan refleksinya di Indonesia. Akademika, 21(2), 291–308.

Subhan, M., & Hidayat, T. (2021). Ummah wāhidah dan negara-bangsa modern: Kajian historis-normatif atas Piagam Madinah. Jurnal Peradaban dan Hukum Islam, 13(2), 205–222. https://doi.org/10.15548/jphi.v13i2.311

Sucipto, H., & Hasanah, U. (2021). Pluralisme dan toleransi dalam Piagam Madinah: Tinjauan historis-sosiologis. Jurnal Kebudayaan dan Peradaban Islam, 12(1), 33–50. https://doi.org/10.15548/jkpi.v12i1.213

Suryani, L. (2021). Statesmanship tokoh Islam dalam konsensus dasar negara 18 Agustus 1945. Jurnal Sosiologi Politik Indonesia, 6(2), 110–125. https://doi.org/10.22146/jspi.v6i2.3321

Syarif, M. I. (2016). Spirit Piagam Jakarta dalam Undang-Undang Dasar 1945. Jurnal Cita Hukum, 4(1), 15–32.

Downloads

Published

2026-11-01

How to Cite

Piagam Madinah dan Piagam Jakarta sebagai Fondasi Kerukunan Umat Beragama di Indonesia. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(3), 104-115. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1771

Similar Articles

21-30 of 215

You may also start an advanced similarity search for this article.