Arsitektur Ilmu Dalam Peradaban Islam: Ketika Wahyu, Akal, Dan Budaya Berkolaborasi
Keywords:
Sejarah Peradaban Islam, Filsafat Islam, Wahyu, Rasionalitas, Ilmu PengetahuanAbstract
Peradaban Islam telah lama dikenal sebagai salah satu peradaban besar dunia yang melahirkan kemajuan luar biasa dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Kemajuan tersebut tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan sinergi antara wahyu, akal, dan budaya. Artikel ini bertujuan menganalisis konstruksi ilmu dalam peradaban Islam yang terbentuk dari perpaduan ketiga unsur tersebut dalam proses perkembangan intelektual umat Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur sejarah, pemikiran Islam, dan perkembangan peradaban klasik. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui pengkajian sumber primer dan sekunder untuk melihat keterkaitan antara nilai keagamaan, rasionalitas, dan interaksi sosial-budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan peradaban Islam lahir dari integrasi ajaran Al-Qur'an, tradisi berpikir kritis, dan keterbukaan terhadap budaya luar. Pembahasan lebih lanjut memperlihatkan bahwa interaksi tersebut memperkaya khazanah keilmuan Islam di berbagai bidang, baik keagamaan maupun keilmuan umum, serta membentuk fondasi peradaban yang berkelanjutan.
Downloads
References
Nasution, H. S. “Hubungan Antara Akal, Penginderaan, Intuisi dan Wahyu dalam Bangunan Keilmuan Islam.” Almufida: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, Vol. 1 No. 1, 2016.
Hasyim, M. “Epistemologi Islam (Bayani, Burhani, Irfani).” Jurnal Al-Murabbi, Vol. 3 No. 2, 2018.
Syihab, Usman. Sekitar Epistemologi Islam: Memahami Bangunan Keilmuan dalam Kerangka Worldview Islam. Yogyakarta: Bildung, 2021.
Fatmawati. “Epistemological Synthesis in Umayyad Science: The Integration of Reason (‘Aql), Revelation, and Civilizational Heritage.” TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 2025.
Kuswantoro. “Menganalisis Pandangan Islam atas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi: Hubungan Wahyu dan Sains dalam Perspektif Islam.” Universitas Komputama, 2026.
Andria, R. N., Zain H. M., Ulandari, Yesi, dkk. “Integrasi Wahyu dam Akal dalam Filsafat Ilmu Islam.” Journal Research and Education Studies, Volume 6 Nomor 2 Juli 2025. pp. 515- 529.
Minarti, Sri., Arnismawati. “Bidang Ilmu dan Kebudayaan”. Journal of Contemporary Research, Volume 02, No. 2, 2025. pp. 624 - 625.
Mujahidin, Anwar. “Epistomologi Islam : Kedudukan Wahyu Sebagai Sumber iIlmu.” Jurnal Studi Keislaman, Volume 17 Nomor 1 Juni 2013. pp. 41 - 45.
Surya, A. R. “Kedudukan Akal dalam Islam : Perdebatan Antara Mazhab Rasional dan Tradisional Islam.” Ushuluna : Jurnal Ilmu Ushuluddin, Vol. 5, No. 1, Juni 2019. pp. 1 - 15.
Vandita, Y. L., Burhan, Z. “Transformasi Nilai dan Praktik Sosial melalui Dialog Antarbudaya : Kajian Perubahan Sosial di Era Digital.” Journal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum, Volume 3, No. 6, Desember 2024. pp. 268 – 272
Zed, Mestika. Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia, 2018.
Syaibani, Omar Mohammad Al-Toumy. Falsafah Pendidikan Islam. Jakarta: Bulan Bintang, 1979.
Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Islam and Secularism. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC), 1993.
Anggraina, Y. A., Usman, dan Zulfadli. “Integrasi Wahyu dan Akal dalam Epistemologi Islam: Studi Literatur Berbasis Al-Qur’an dan Pemikiran Filsuf Muslim.” Inklusi: Jurnal Pendidikan Islam dan Filsafat, Volume 1 Nomor 2, 2025.
Solikhin, H. N., Sihono, R. F., dan Ratnasari, D. “Epistemologi Qur’ani dalam Integrasi Akal dan Wahyu: Rekonstruksi Fungsi Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Islam.” Jurnal Pendidikan Agama Islam, Volume 4 Nomor 2, 2025.
Zain, M. H., Sartika, M., Andria, N. R., Ulandari, Y., dan Burhanuddin, N. “Integrasi Wahyu dan Akal dalam Filsafat Ilmu Islam.” Invention: Journal Research and Education Studies, Volume 6 Nomor 2, Juli 2025.
Abd Razak, S., dan Yusof, M. H. M. “Sorotan Pembinaan Peradaban Islam Melalui Kerangka Epistemologi Islam.” Jurnal Al-Sirat, Volume 24 Nomor 2, 2024.
Putri, L. A., Efendi, dan Zalnur. “Rekonstruksi Epistemologi Islam: Integrasi Bayani, Irfani, dan Burhani untuk Resiliensi Pengetahuan di Era Digital.” Journal of Islamic Studies and Humanities, Volume 10 Nomor 1, 2025.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arinda Madania, Anindya Kirana, Muhammad Al Fatih Ramdahani, Ahmad Naffakhi, Abdul Fadhil (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










