Kebebasan dan Tanggung Jawab Peserta Didik: Kajian Antropologi Filosofis dalam Pendidikan

Authors

  • Tedi Gandara STIT Al-Azami Author
  • Moch Wildan H STIT Al-Azami Author
  • Aliya Hendrayani Maulida STIT Al-Azami Author
  • Moch Erdiansyah STIT Al-Azami Author
  • Valha Zakiyah STIT Al-Azami Author
  • Fahmy Abdillah STIT Al-Azami Author

Keywords:

Kebebasan Peserta Didik, Tanggung Jawab, Antropologi Filosofis, Filsafat Pendidikan, Pendidikan Humanistik

Abstract

Pendidikan modern memberikan ruang yang semakin luas bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya melalui kebebasan dalam berpikir, belajar, dan mengambil keputusan. Kebebasan tersebut menjadi salah satu prinsip penting dalam pendidikan karena memungkinkan peserta didik berkembang sebagai individu yang mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab. Namun, dalam praktiknya, kebebasan sering kali tidak diimbangi dengan kesadaran akan tanggung jawab sehingga dapat menimbulkan berbagai permasalahan dalam proses pendidikan. Sejauh ini, kajian mengenai kebebasan peserta didik lebih banyak dianalisis dari perspektif psikologi dan pedagogi, sedangkan kajian yang meninjaunya dari sudut pandang antropologi filosofis masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kebebasan dan tanggung jawab peserta didik serta hubungan keduanya dalam perspektif antropologi filosofis sebagai landasan pendidikan. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah yang relevan berupa buku dan artikel jurnal yang berkaitan dengan antropologi filosofis, filsafat pendidikan, kebebasan, dan tanggung jawab peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebebasan merupakan hakikat dasar manusia sebagai makhluk rasional yang memiliki kemampuan menentukan pilihan dan mengarahkan tindakannya secara sadar. Sementara itu, tanggung jawab merupakan konsekuensi moral dari setiap kebebasan yang dimiliki manusia sehingga keduanya tidak dapat dipisahkan dalam proses pendidikan. Dengan demikian, pendidikan perlu mengembangkan keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab agar peserta didik mampu menjadi pribadi yang otonom, humanis, serta memiliki integritas moral dalam kehidupan individu maupun sosial.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amiruddin, F. R., Baharuddin, B., Takbir, T., & Setialaksana, W. (2023). May student-centered principles affect active learning and its counterpart? SAGE Open, 13(4), 1–15. https://doi.org/10.1177/21582440231214375

Basri, M. B., Sultan, S., Usman, U., & Yasinta, I. N. (2025). Digital reading in educational contexts: A PRISMA-guided systematic review of mode effects, metacognition, and social justice implications. Curricula: Journal of Teaching and Learning, 10(1), 1–18.

Deliana, A. N., Rosyada, A., & Sagita, E. (2025). The evaluation of the Merdeka Curriculum in enhancing student learning independence in the digital era. Journal of Teaching and Education for Scholars, 4(2), 112–126.

Driyarkara. (2020). Karya lengkap Driyarkara tentang filsafat manusia. Jakarta: Gramedia.

Fadilah, N., & Anwar, M. (2024). Penguatan tanggung jawab moral peserta didik melalui pendidikan karakter di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(2), 145–158.

Fadilah, N., & Rahman, A. (2022). Moral responsibility and character development in contemporary education. Jurnal Pendidikan Humaniora, 10(3), 210–223.

Freire, P. (2021). Pedagogy of the oppressed (50th Anniversary Edition). New York, NY: Bloomsbury Academic.

Hasanah, U., Suryani, R., & Wicaksono, D. (2023). Pengembangan tanggung jawab sosial peserta didik melalui pembelajaran kolaboratif. Jurnal Pendidikan Sosial, 12(1), 67–80.

Hidayat, A. (2022). Eksistensialisme Jean-Paul Sartre dan relevansinya terhadap pendidikan modern. Jurnal Filsafat Indonesia, 5(2), 101–113.

Kant, I. (2020). Groundwork of the metaphysics of morals. Cambridge: Cambridge University Press.

Kurniawan, I. G. W. A. (2024). Fostering independent learners: Kurikulum Merdeka, Merdeka Belajar, the student-centred learning approach and pedagogical reform. Journal of Educational Transformation, 6(1), 22–39.

Kusuma, R. (2021). Konsep tanggung jawab moral Immanuel Kant dalam pendidikan karakter. Jurnal Filsafat Moral, 8(1), 55–70.

Magnis-Suseno, F. (2020). Etika dasar: Masalah-masalah pokok filsafat moral. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Nugraha, R., & Hidayat, M. (2023). Rasionalitas manusia dan implikasinya dalam pengembangan pendidikan kritis. Jurnal Filsafat Pendidikan, 4(2), 89–102.

Pranoto, A., & Wibawa, D. (2021). Konsep manusia menurut Max Scheler dan relevansinya dalam pendidikan. Jurnal Filsafat dan Humaniora, 9(2), 125–139.

Prasetyo, H., Roemintoyo, R., & Sukarno, S. (2023). Student-centered learning based on the principles of Ki Hajar Dewantara. Journal of World Englishes and Educational Practices, 5(8), 45–57.

Putra, F., Siregar, A., & Haryono, D. (2024). Freedom and autonomy in contemporary educational philosophy. International Journal of Educational Studies, 11(2), 134–148.

Rahman, M., Hidayati, N., & Saputra, A. (2024). Freedom and responsibility in character education: A philosophical perspective. Journal of Educational Philosophy, 7(1), 1–15.

Rahmawati, K. S. N., & Mas’ula, S. (2025). Efektivitas pembelajaran berbasis proyek dalam meningkatkan ekoliterasi: Tinjauan pustaka sistematis berdasarkan PRISMA. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1), 88–105.

Rahmawati, L., Nurhayati, S., & Putri, D. (2023). Academic responsibility and learning achievement among secondary school students. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 30(2), 115–128.

Sari, D., & Yuliana, T. (2022). Student responsibility and academic performance in modern education. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(3), 225–238.

Scheler, M. (2021). The human place in the cosmos. Evanston: Northwestern University Press.

Siringo Ringo, S. (2025). Systematic literature review dengan metode PRISMA: Pembelajaran berdiferensiasi pada pendidikan dasar. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 9(1), 15–32.

Subiyantoro, S., Mulyani, E., & Nugroho, A. (2024). Heutagogical approaches in the Merdeka Curriculum: Enhancing autonomous student engagement. Journal of Educational Innovation, 8(2), 45–63.

Suryadi, D., & Lestari, P. (2023). Humanistic education and learner autonomy in contemporary learning. Jurnal Pendidikan Humanistik, 12(1), 33–47.

Susanto, H., & Harefa, M. (2023). Pemikiran Driyarkara tentang manusia dan implikasinya terhadap pendidikan karakter. Jurnal Filsafat Nusantara, 7(1), 71–86.

Sutrisno, S. (2021). Antropologi filosofis dan pengembangan pendidikan manusia seutuhnya. Jurnal Filsafat, 31(2), 150–166.

Wibowo, A., & Kurniasih, R. (2022). Moral awareness and ethical decision-making in education. Jurnal Humaniora dan Pendidikan, 9(3), 177–191.

Widodo, A., & Lestari, S. (2024). Integrasi tanggung jawab akademik, moral, dan sosial dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 14(1), 55–69.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Kebebasan dan Tanggung Jawab Peserta Didik: Kajian Antropologi Filosofis dalam Pendidikan. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 180-190. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1331

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

61-70 of 313

You may also start an advanced similarity search for this article.