Algoritma, Personal Branding, dan Etika Dakwah: Audit Integratif Konten Buya Yahya Lintas YouTube, TikTok, dan Instagram

Authors

  • M. Faisal Zam-Zami Institut Ummul Quro Author
  • Nadia Cahaya Amanda STAI Terpadu Author
  • Rohman Institut Ummul Quro Author

Keywords:

Etika Khotbah, Branding Pribadi, Algoritma, Media Sosial, Buya Yahya

Abstract

Studi ini menganalisis integrasi etika dakwah Islam, branding pribadi, dan tekanan algoritma dalam konten digital Buya Yahya di platform YouTube, TikTok, dan Instagram. Temuan menunjukkan bahwa prinsip-prinsip etika kebijaksanaan (hikmah), nasihat yang lembut (mau’izhah hasanah), dan dialog yang menghormati (jadilhum billati hiya ahsan) menjadi landasan pesan yang konsisten di seluruh platform. Di YouTube, Buya Yahya menampilkan otoritas akademik melalui khotbah panjang dan terstruktur; di TikTok, pesan-pesan dikemas dalam klip pendek yang emosional namun tetap sopan; sementara di Instagram, estetika visual dipadukan dengan caption kontekstual dan interaksi yang dimoderasi. Tuntutan algoritmik akan judul provokatif, format pendek, dan daya tarik visual menciptakan ketegangan antara metrik keterlibatan dan khotbah etis. Namun, strategi editorial seperti judul non-clickbait, video pendek berseri, dan moderasi komentar yang hati-hati memungkinkan negosiasi dengan tekanan algoritmik tanpa mengorbankan substansi. Studi ini menyimpulkan bahwa branding pribadi yang autentik yang berakar pada etika khotbah dapat tetap efektif dan kredibel dalam ekosistem digital yang kompetitif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aaker, J. L. (1997). Dimensions of Brand Personality. Journal of Marketing Research, 34(3), 347–356. https://doi.org/10.1177/002224379703400304

Abd Hannan & Ach Fatayillah Mursyidi. (2023). Social Media and the Fragmentation of Religious Authority among Muslims in Contemporary Indonesia. Digital Muslim Review, 1(2), 84–104. https://doi.org/10.32678/dmr.v1i2.10

Abdullah, Z., Anuar, M. M., & Yaacob, M. R. (2021). The Effects of Religiosity and Attitude on Consumer Boycotts. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 11(18), Pages 133-150. https://doi.org/10.6007/IJARBSS/v11-i18/11432

Adler, P. S., & Kwon, S.-W. (2023). Social Capital: Prospects for a New Concept.

Admin. (2025, November 25). Tantangan Dan Etika Dakwah Islam Di Era Media Sosial. RisetAnakBangsa.Id. https://risetanakbangsa.id/tantangan-dan-etika-dakwah-islam-di-era-media-sosial/

al-Qardawi, Y. (2000). Fiqh al-Da’wah fi Sahwah al-Islamiyyah. Maktabah Wahbah.

Anderson, E. (2010). Kapferer’s Prism and the Shifting Ground of Brand identity. Dalam E. Anderson (Ed.), Social Media Marketing: Game Theory and the Emergence of Collaboration (hlm. 141–164). Springer. https://doi.org/10.1007/978-3-642-13299-5_8

Azis, A. R., & Fahmi, F. (2021). Etika Dakwah dan Media Sosial: Menebar Kebaikan Tanpa Diskrimasi. Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 5(1), 31–40. https://doi.org/10.36915/alhaqiqa.v5i1.145

Campbell, H. A. (2020). Digital Creatives and the Rethinking of Religious Authority (1 ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003045625

Chalim, A., Rahmah, St., Rudiana, R., & Jasafat, J. (2025). Digital Da’wah: Effective Strategies in Spreading Islam through Social Media. Journal of Noesantara Islamic Studies, 2(1), 33–42. https://doi.org/10.70177/jnis.v2i1.1844

Davies, G., Rojas-Méndez, J. I., Whelan, S., Mete, M., & Loo, T. (2018). Brand Personality: Theory and dimensionality. Journal of Product & Brand Management, 27(2), 115–127. https://doi.org/10.1108/JPBM-06-2017-1499

Fatimah, N. (2022). Pengembangan Personal Branding dalam Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 45–52. https://doi.org/10.22236/jpi.v13i1.9159

Hotmian, I. (2024). PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA DAKWAH: INDRA HOTMIAN. Qawwam : The Leader’s Writing, 5(1), 7–12. https://doi.org/10.32939/qawwam.v5i1.331

Lim, M. (2017). Freedom to hate: Social media, algorithmic enclaves, and the rise of tribal nationalism in Indonesia. Critical Asian Studies, 49(3), 411–427. https://doi.org/10.1080/14672715.2017.1341188

Novicha Salsabilla, Rihanatul Jannah, Adelia Septiani, Reffa Muhammad Adedyo, & Alihan Satra. (2025). Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya kepada Non-Muslim Menurut Buya Yahya dan Ustadz Adi Hidayat: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 2852–2861. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.870

Ronaydi, M. (2023). Personal Branding Dai Muda di Media Sosial: Pendekatan Konsep Unsur-Unsur Dakwah. Idarotuna, 5(2), 96. https://doi.org/10.24014/idarotuna.v5i2.25535

Saefurohman, Y. A. (2023). Personal Branding Buya Yahya melalui Dakwah Digital di Youtube Al-Bahjah TV: Studi analisis isi pada konten Dakwah Digital Buya Yahya [Other, UIN Sunan Gunung Djati Bandung]. https://digilib.uinsgd.ac.id/72994/

Samsudin, D., & Putri, I. (2023). Etika dan Strategi Komunikasi Dakwah Islam Berbasis Media Sosial di Indonesia. Ath-Thariq: Jurnal Dakwah dan …, Query date: 2025-07-07 15:39:51. https://e-journal.metrouniv.ac.id/ath_thariq/article/view/7474

Sholikhah, D. D., Faizin, M., & Syafi’i, I. (2024). Relevansi Pemikiran Buya Yahya Dalam Pendidikan Islam Untuk Mewujudkan Moderasi Beragama Di Era Society 5.0. An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 377–388. https://doi.org/10.51806/an-nahdlah.v4i2.276

Downloads

Published

2026-02-01

How to Cite

Algoritma, Personal Branding, dan Etika Dakwah: Audit Integratif Konten Buya Yahya Lintas YouTube, TikTok, dan Instagram. (2026). Jurnal Prima Manajemen, 1(3), 476-487. https://journal.al-afif.org/index.php/jpm/article/view/798