Epistimologi dalam Pendidikan Islam: Dari Wahyu Menuju Pemahaman Ilmiah

Authors

  • Nafila Mubarokah Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Zidan El Zaldie Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Retno Enggar Lestari Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Risma Wati Agustina Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author
  • Abdul Khobir Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Author

Keywords:

Epistemologi Islam, Pendidikan Holistik, Integrasi Ilmu, Wahyu dan Akal

Abstract

Epistemologi pendidikan Islam dihadapkan pada tantangan fragmentasi antara wahyu, akal, dan pengalaman spiritual dalam praktik pendidikan saat ini yang seringkali menimbulkan dikotomi antara pengetahuan agama dan sekuler, serta kecenderungan untuk mengutamakan pendekatan tekstual-normatif yang mengabaikan aspek rasional dan intuitif-spiritual. Artikel ini bertujuan untuk membangun kembali dasar-dasar epistemologis pendidikan Islam dengan mengintegrasikan tiga paradigma kunci bayani (wahyu), burhani (akal-empiris), dan irfani (intuisi-spiritual), sebagai respons terhadap krisis makna dan relevansi pendidikan agama di tengah gelombang modernitas dan kebutuhan generasi muda akan pendekatan holistik. Dengan menerapkan metode deskriptif kuntitatif melalui pembagian angket, penelitian ini mengungkapkan bahwa ketiga paradigma tersebut tidak saling bertentangan, melainkan saling mendukung dalam kerangka tauhid, 'adl, dan akhlak al-karimah. Integrasi ini tidak hanya memungkinkan pendidikan Islam tetap berakar pada nilai-nilai wahyu, tetapi juga memungkinkannya beradaptasi dengan perkembangan ilmiah kontemporer dan kebutuhan pembentukan karakter yang komprehensif intelektual, moral, dan spiritual. Temuan ini secara teoritis berkontribusi pada pengembangan model pendidikan Islam yang komprehensif, kritis, dan sesuai konteks. Hal ini khususnya relevan dalam menghadapi kompleksitas peradaban digital dan tantangan eksistensial Generasi Z.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Farabi. (1968). Kitab al-Burhan dalam Al-Manthiq ‘inda al-Farabi. Dar al-Mashriq.

Al-Ghazali, A. H. (n.d.). Ihya’ Ulum al-Din (Juz I).

Al-Jabiri, M. A. (1991). Bunyah al-‘Aql al-‘Arabi. Markaz Dirasat al-Wihdah al-‘Arabiyyah.

al-Attas, S. M. N. (1991). The concept of education in Islam: A framework for an Islamic philosophy of education. ISTAC.

al-Attas, S. M. N. (1995). Prolegomena to the metaphysics of Islam. ISTAC.

Anwar, K. (2021). Pendidikan Islam Multikultural: Konsep dan Implementasi Praktis di Sekolah (Vol. 1). Academia Publication.

Ariza, H. (2023). Lembaga Pendidikan Islam dalam lintasan sejarah di Indonesia (Kajian historis perkembangan lembaga pendidikan Islam). SURAU: Journal of Islamic Education, 1(1), 1. https://doi.org/10.30983/.v1i1.6697

Azhari, D. S., & Mustapa, M. (2021). Konsep pendidikan Islam menurut Imam Al-Ghazali. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 4(2), 271–278.

Azyati, N., Selviani, R., Sukma, Z., & Sari, H. P. (2025). Muhammad Iqbal: Filsafat Pendidikan Islami untuk Gen Z.Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(3), 33127–33134. Retrieved from https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/32835

Fakhruddin, & Sutarto. (2021). Filsafat Pendidikan Islam Klasik dan Kontemporer. LP2I IAIN Curup.

Firmansyah, M., Nadhiroh, Y. A., Alfani, I. H. D., & Arrazaq, Z. (2025). Transformasi Pendidikan Agama Islam di era digital: Tantangan dan peluang untuk Generasi Z. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1). https://doi.org/10.23969/jp.v10i1.23404

Hanum, A. (2022). Analisis pemikiran Ibnu Sina dan Ibnu Khaldun terhadap konsep pendidikan Islam. https://doi.org/https://doi.org/10.30868/ei.v10i02.2332

Herawati, Aulia, Ulil Devia Ningrum, & Herlini Puspika Sari. (2024). Wahyu sebagai Sumber Utama Kebenaran dalam Pendidikan Islam: Kajian Kritis terhadap Implementasinya di Era Modern. Moral: Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 1(4), 109–126.

Hidayat, Rahmat. (2016). Epistemologi Pendidikan Islam: Sistem, Kurikulum, Pembaharuan dan Upaya Membangun Epistemologi Pendidikan Islam. Almufida, 1(1), 49–69

Ibn al-Haytham. (1983). Kitab al-Manazir. al-Matba‘ah al-Amiriyyah.

Ibn ‘Arabi. (2004). Al-Futuhat al-Makkiyyah (Juz I). Dar Sadir.

Ibn Rushd. (1993). Fasl al-Maqal. Dar al-Mashriq.

Ihsan, Rusydi A. M., Riki Saputra, & Sri Wahyuni. (2025). Epistemologi Pendidikan Islam dalam Perspektif Klasik dan Modern. Ensiklopedia of Journal, 7(4), 135

Indah, A. V. (2025). Epistemologi pendidikan Islam: Analisis konseptual terhadap integrasi wahyu dan akal dalam pembentukan karakter muslim. Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences, 6(2), 180–198.

Izza, Y. P. (2019). Epistemologi pendidikan Islam: (Mengurai pendidikan Islam sebagai suatu sistem ilmu pengetahuan). At-Tuhfah: Jurnal Studi Keislaman, 8(1), 121–135.

Jurana, J. (2021). Hubungan wahyu dengan akal aktif (al-‘Aql al-Fa‘al) dalam pandangan Al-Farabi. Institut Agama Islam Negeri Palu.

Lestari, I. (2021). Wahyu dan ilmu pengetahuan (Fungsi, esensi dan perbedaannya). Borneo: Journal of Islamic Studies, 1(2), 64–74.

Manar, Muhammad. (2024). Peranan Epistemologi dalam Pengembangan Pendidikan Islam. Al Mikraj: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 5(1), 1060–1070

Maryani, M., Siregar, I., Syukriss, A., & Munte, R. S. (2024). Kontruksi epistemologi ilmu pengetahuan. Jurnal Genta Mulia, 15(2), 211–223.

Nafian, H., & Santalia, I. (2022). Interpretasi dan implementasi wahyu dalam Islam. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 8(2), 63–70.

Nuthpaturahman, N. (2023). Perbandingan filsafat pendidikan Islam dan filsafat pendidikan Barat. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(2), 650. https://doi.org/10.35931/aq.v17i2.1937

Padli, M., & Mustofa, M. (2021). Kebenaran dalam perspektif filsafat serta aktualisasinya dalam men-screening berita. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(1), 78–88. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i1.31892

Parida, P., Syukri, A., Badarussyamsi, B., & Rizki, A. F. (2021). Kontruksi epistimologi ilmu pengetahuan. Jurnal Filsafat Indonesia, 4(3), 273–286.

Rahman, F. (1982). Islam and modernity: Transformation of an intellectual tradition. University of Chicago Press.

Rumina. (2025). Integrasi epistemologi Islam dalam metode pendidikan: Pendekatan filsafat pendidikan Islam. Jurnal Ta’lim al-‘Ilm, 11(2), 215–223.

Shihab, M. Q. (1999). Membumikan Al-Qur’an. Mizan.

Sudrajat, A., & Sufiyana, A. Z. (2023). Sumber filsafat Islam: Wahyu, akal, dan indera. Tinta, 5(1), 73–82.

Suswita, S. (2025). Antara taklid dan ijtihad: Dialektika pembentukan nalar kritis siswa dalam pendidikan Islam. Al-Qarawiyyin: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 1(3), 208–224.

Wijayanti, D. (2025). Filsafat ilmu dalam perspektif pendidikan Islam. PENDIS (Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial), 4(1), 1–14.

Yudhyarta, D. (2025). Epistemologi integratif Rasulullah SAW: Telaah prinsip wahyu–akal–empiris sebagai fondasi pengembangan sains dan teknologi berbasis etika. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(3), 2987–2996.

Yulita, R. (2017). Hadis sebagai sumber pengembangan pendidikan. Tarbiyah al-Awlad, 7(2), 581.

Zaiyani, Z., Iskandar, I., Elvirawati, E., & Rai, S. W. (2025). Filsafat Pendidikan Islam dan krisis moralitas generasi digital: Kajian epistemologis dan aksiologis. Educational: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(4), 1098-1106. https://doi.org/10.51878/educationaLv5i4.7467

Downloads

Published

2026-01-03

How to Cite

Epistimologi dalam Pendidikan Islam: Dari Wahyu Menuju Pemahaman Ilmiah. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(4), 1108-1118. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/717

Similar Articles

71-80 of 205

You may also start an advanced similarity search for this article.