Penguatan Moderasi Beragama dalam Pendidikan Islam sebagai Strategi Pencegahan Ekstremisme: Studi Kasus di MA Al-Kaaffah Kuningan
Keywords:
moderasi beragama, pendidikan Islam, pencegahan ekstremisme, pendidikan pesantren, MA Al-Kaaffah Kuningan.Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman moderasi beragama, strategi penanaman nilai moderasi, serta pemahaman peserta didik terhadap perbedaan pendapat keagamaan di MA Al-Kaaffah Kuningan sebagai upaya pencegahan ekstremisme. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan penelitian berjumlah tiga orang, yaitu kepala madrasah, guru Pendidikan Agama Islam, dan seorang peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan moderasi beragama dilakukan melalui integrasi pembelajaran formal, kajian Al-Qur’an, hadis dan kitab keislaman, keteladanan pendidik, pembiasaan adab, serta dialog keagamaan. Peserta didik menunjukkan pemahaman mengenai pentingnya memeriksa argumentasi, menghargai perbedaan pendapat, dan menjaga kesantunan. Pendekatan tersebut berpotensi mendukung pencegahan ekstremisme melalui penguatan literasi keagamaan dan pembentukan sikap bertanggung jawab, meskipun efektivitasnya belum dapat dibuktikan secara kausal.
Downloads
References
Al-Farochi, M. N., El-Yunusi, M. Y. M., & Masfufah. (2025). Strategi Membangun Moderasi Beragama pada Pengajaran Fikih dalam Materi Toleransi Antarmazhab (Studi Kasus di MAN Sidoarjo). Realita: Jurnal Penelitian Dan Kebudayaan Islam, 23(1), 223–238. https://doi.org/10.30762/realita.v23i1.569
Alabdulhadi, M. M. J., & Alkandari, K. M. (2024). Practices of Islamic education teachers in promoting moderation (wasatiyyah) values among high school students in Kuwait: challenges and obstacles. Cogent Education, 11(1). https://doi.org/10.1080/2331186X.2024.2365577
Ganesh Kulkarni, M. Dobe, M. Ravi, R. Verma, S. Dutt, S. Dutta, S. S. (2023). No Title 済無No Title No Title No Title. 6–24.
Hak, M. A. A., & Achdi, M. W. (2025). Promoting Religious Moderation in Public Schools : An Analysis of Islamic Religious Education Introduction Indonesia , as a nation founded on ethnic , cultural , and religious diversity , continually faces dynamic challenges in maintaining social harmony . 28(2), 522–536.
Haris, A., Mardani, D. A., Kusnandar, E., & Mas’ad, M. A. (2024). Strengthening Religious Moderation through the Merdeka Curriculum: The Role of Islamic Religious Education Teachers at Public Senior High School. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 22(3), 423–438. https://doi.org/10.32729/edukasi.v22i3.1958
Husna, U., & Thohir, M. (2020). Religious Moderation as a New Approach to Learning Islamic Religious Education in Schools. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 199–222.
https://doi.org/10.21580/nw.2020.14.1.5766
Kurniawan, M. A., & Kuswanto, R. T. (2026). Internalisasi Nilai Moderasi Beragama melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Sikap Toleransi Siswa peserta didik sebagai bekal hidup dalam masyarakat yang plural dan multikultural . Dalam sarana transfer pengetahuan keagamaan , 1 teta. SUAR: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(2), 17–29.
Muhammad Anas Ma’arif, Rusydi, I., Hali, A. U., & Rohmah, M. (2023). The Role of Islamic Religious Education Teacher in Preventing Radicalism in State Junior High Schools. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 7(2), 40–55. https://doi.org/10.35316/jpii.v7i2.480
Mulyana, R. (2023). Religious moderation in Islamic religious educatiotextbook and implementation in Indonesia. HTS Teologiese Studies / Theological Studies, 79(1), 1–8. https://doi.org/10.4102/HTS.V79I1.8592
Pohan, I. S., Aldi, M., Hasibuan, N. F., Handayani, A. P., & Shafiq, M. (2025). Pendidikan Agama Islam sebagai Pilar Membangun Generasi Moderat dan Toleran di Lingkungan Sekolah. Journal Of Islamic Education, 1(01), 100–111.
Poth, C., Georgiou, G., Mack, E., & Kierstead, M. (2024). Mixed methods research teams: leveraging integrative teamwork for addressing complex problems. Frontiers in Education, 9(September), 1–6. https://doi.org/10.3389/feduc.2024.1356629
Prasetyo, G., Fauziah, Y. R., & Syafii, A. (2025). From Policy to Pedagogy: Religious Moderation as a Counter-Radicalization Strategy in Islamic Education — A Systematic Literature Review. Jurnal Pendidikan Islam, 14(2), 233–251.
R.Jung, M. (2019). No TitleΕΛΕΝΗ. In Αγαη (Vol. 8, Issue 5).
Sari, A. S., Aprisilia, N., & Fitriani, Y. (2025). Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian Kualitatif. Indonesian Research Journal on Education, 5(4), 539–545. https://doi.org/10.31004/irje.v5i4.3011
Siti Uswatun Khasanah, Raihan, Marhamah, & Suyurno, S. S. (2025). Analysis of the Understanding and Implementation of Religious Moderation in Madrasah Teachers: A Mixed Methods Study at MA Sejahtera Pare Kediri. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 23(3), 578–592. https://doi.org/10.32729/edukasi.v23i3.1990
Sudarmin Sudarmin, & Amaluddin Amaluddin. (2025). Penguatan Moderasi Beragama melalui Pendidikan Agama Islam. Journal of Humanities, Social Sciences, and Education, 1(4), 84–95. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i4.198
Wulansari, T. O., Hadi, M. K., & Asyari, A. (2026). Menegosiasikan Ikhtilaf di Era Digital : Perbandingan Madzhab Fiqih Sebagai Basis Moderasi Beragama Dalam Pendidikan Islam Indonesia Corresponding Author : Perkembangan era digital telah mengubah secara mendasar lanskap pendidikan Islam di Indonesia , khususnya dalam transmisi , otoritas , dan internalisasi pengetahuan fikih ( Fahri & tunggal ( Abdullah , 2014 ). Dalam konteks ini , ikhtilaf mazhab sering kali dipersepsikan sebagai merupakan konsekuensi metodologis dari ijtihad dan menjadi fondasi penting bagi nalar otoritas keagamaan yang bersifat personal dan populis , sering kali dilepaskan dari kerangka memposisikan satu pandangan mazhab sebagai representasi Islam yang paling sahih ( Hefni , menitikberatkan pada aspek kebijakan negara , penguatan nilai toleransi , atau peran pendidikan kajian tersebut relatif berhasil memetakan moderasi sebagai agenda normatif dan sosiologis , keilmuan Islam itu sendiri , khususnya fikih perbandingan mazhab . Di sisi lain , studi tentang antarmazhab atau analisis metodologi ijtihad ulama klasik dan kontemporer ( Effendi , 2008 ; Indonesia yang di jadikan sebagai bahan materi pendidikan Agama islam , penulis bukan satu-. 2(1), 64–76.
Yin, R. K. (2023). Research Question Than a. Case Study Research and Applications: Design and Methods, 11(1), 2016–2019.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fauzi Nurjaman, Khoiriyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










