Pendidikan Islam Berbasis Moderasi Beragama sebagai Strategi Mengatasi Intoleransi Keberagaman di Era Digital

Authors

  • Mustakim Noreng Magister Pendidikan Agama Islam, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Probolinggo, Indonesia Author
  • Khoiriyah Magister Pendidikan Agama Islam, Institut Ahmad Dahlan Probolinggo, Probolinggo, Indonesia Author

Keywords:

Moderasi Beragama, Pendidikan Islam, Intoleransi Keberagaman, Literasi Digital Keagamaan, Pendidikan Islam Inklusif

Abstract

Perkembangan era digital telah membawa perubahan signifikan terhadap pola keberagamaan masyarakat, termasuk dalam proses penyebaran dan penerimaan informasi keagamaan. Kondisi tersebut menghadirkan tantangan bagi pendidikan Islam, terutama dalam menghadapi munculnya intoleransi keberagaman, eksklusivisme pemahaman agama, serta penyebaran narasi keagamaan yang kurang mendukung nilai inklusivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi konsep pendidikan Islam berbasis moderasi beragama dalam literatur akademik kontemporer, mengkaji pengaruh perkembangan era digital terhadap tantangan intoleransi keberagaman dalam konteks pendidikan Islam, serta merumuskan strategi penguatan pendidikan Islam berbasis moderasi beragama dalam membangun sikap toleransi dan inklusivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan dokumen kebijakan yang relevan dengan tema penelitian. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk menemukan pola konseptual, hubungan antartema, dan implikasi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam berbasis moderasi beragama merupakan paradigma transformatif yang mengintegrasikan nilai keseimbangan, toleransi, keadilan, dan penghargaan terhadap keberagaman dalam proses pendidikan. Era digital tidak hanya menghadirkan peluang pengembangan pendidikan Islam, tetapi juga memunculkan tantangan berupa penyebaran informasi keagamaan yang tidak terverifikasi dan penguatan pemahaman eksklusif. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan moderasi beragama perlu dilakukan melalui integrasi nilai moderasi dalam kurikulum, peningkatan kapasitas pendidik, pembelajaran dialogis, serta pengembangan literasi digital keagamaan. Kajian ini berkontribusi dalam memperluas perspektif pendidikan Islam dengan menempatkan moderasi beragama sebagai paradigma strategis dalam membangun keberagamaan yang inklusif dan adaptif terhadap dinamika masyarakat digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. A. (2020). Multidisiplin, interdisiplin, dan transdisiplin: Metode studi agama dan studi Islam di era kontemporer. IB Pustaka.

Akhmadi, A. (2019). Moderasi beragama dalam keragaman Indonesia. Jurnal Diklat Keagamaan.

Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Kencana.

Azra, A. (2020). Islam Indonesia: Kontribusi terhadap peradaban global.

Campbell, H. A. (2021). Digital religion: Understanding religious practice in new media worlds.

Campbell, H. A., & Evolvi, G. (2020). Contextualizing current digital religion research on emerging technologies. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(1), 5–17.

Campbell, H. A., & Evolvi, G. (2020). Contextualizing current digital religion research on emerging technologies. Human Behavior and Emerging Technologies, 2(1), 5–17.

Hefni, W. (2020). Moderasi beragama dalam ruang digital: Studi pengarusutamaan moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi Beragama.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Lim, M. (2021). Freedom to hate: Social media, algorithmic enclaves, and the rise of polarization.

Noor, H. (2023). Upaya membangun sikap moderasi beragama melalui Pendidikan Agama Islam pada mahasiswa perguruan tinggi umum di Banjarmasin. Al Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 17(1), 1–15.

Rohman, F., & Lessy, Z. (2022). Kajian pendidikan Islam dan moderasi beragama dalam konteks Indonesia.

Saifuddin, L. H. (2019). Moderasi beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Shihab, M. Q. (2019). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang moderasi beragama. Lentera Hati.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Tambak, S., et al. (2021). Strengthening Islamic moderation in Islamic higher education through wasathiyah education. Cakrawala Pendidikan, 40(2), 553–566.

Utami, L. A. F. (2023). Analisis pentingnya peran moderasi beragama di era digital. Moderatio: Jurnal Moderasi Beragama, 3(2), 194–204.

Wangsanata, S. A. (2022). Penanaman moderasi beragama bagi siswa sekolah dasar dalam upaya membangun karakter toleran. Wawasan: Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta.

Downloads

Published

2026-10-07

How to Cite

Pendidikan Islam Berbasis Moderasi Beragama sebagai Strategi Mengatasi Intoleransi Keberagaman di Era Digital. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 415-423. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1707

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 > >> 

Similar Articles

31-40 of 523

You may also start an advanced similarity search for this article.