Interelasi Keaktifan Mengikuti Baḥts Al-Masā’il Dengan Peningkatan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas Satu Aliyah Madrasah Mu’allimin Mu’allimat Bahrul Ulum

Authors

  • Mohamad Najih Arnik Pascasarjana, Universitas Darul ‘Ulum,Jombang, Indonesia Author
  • Amir Maliki Abi Tolkha Pascasarjana, Universitas Darul ‘Ulum,Jombang, Indonesia Author
  • Muhtadi Pascasarjana, Universitas Darul ‘Ulum,Jombang, Indonesia Author

Keywords:

bahats masa'il, nalar kritis, pendidikan pesantren

Abstract

Baḥts al-masā’il merupakan salah satu tradisi intelektual pesantren yang berpotensi menjadi instrumen pendidikan dalam mengembangkan nalar kritis siswa melalui analisis teks, pengkajian kasus, dan penyusunan argumentasi berdasarkan dalil secara sistematis. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kegiatan baḥts al-masā’il sebagai instrumen pendidikan serta kontribusinya terhadap peningkatan nalar kritis siswa kelas I di MA Mu’allimin Mu’allimat Bahrul Ulum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deduktif, induktif, dan komparatif. Data dikumpulkan melalui observasi pelaksanaan forum, dokumentasi kebijakan dan kegiatan, serta wawancara mendalam dengan pihak yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baḥts al-masā’il dilaksanakan secara sistematis melalui tiga siklus berkala yang dikelola secara mandiri oleh siswa, sehingga mendorong transformasi pola berpikir dari pasif-dogmatis menuju aktif-metodologis. Nalar kritis siswa tercermin dalam kemampuan mendekonstruksi teks, menganalisis kasus, mengidentifikasi relevansi dalil, dan menyintesis argumentasi secara mandiri, yang kemudian membentuk hubungan timbal balik dalam meningkatkan kualitas penyimpulan hukum forum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa baḥts al-masā’il tidak hanya berfungsi sebagai forum pembahasan persoalan hukum Islam, tetapi juga sebagai laboratorium kognitif yang menginternalisasi nilai tabayyun dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, argumentatif, serta metodologis dalam merespons kompleksitas permasalahan hukum Islam kontemporer

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Rāzī, F. (1981). Mafātīḥ al-ghayb (al-tafsīr al-kabīr). Dār al-Fikr.

Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. Longman.

Arends, R. I. (2012). Learning to teach (9th ed.). McGraw-Hill.

Barrows, H. S., & Tamblyn, R. M. (1980). Problem-based learning: An approach to medical education. Springer Publishing Company.

Bungin, B. (2017). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metodologis ke arah ragam varian kontemporer. Rajawali Pers.

Corey, G. (1986). Theory and practice of counseling and psychotherapy (3rd ed.). Brooks/Cole.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Denscombe, M. (2021). The good research guide: Research methods for small-scale social research projects (7th ed.). Open University Press.

Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.

Gagné, R. M. (1985). The conditions of learning and theory of instruction (4th ed.). Holt, Rinehart and Winston.

Keynes, J. M. (2012). [Judul sumber perlu disesuaikan dengan referensi yang digunakan].

Lai, E. R. (2011). Critical thinking: A literature review. Pearson.

Majid, A. (2013). Strategi pembelajaran. Remaja Rosdakarya.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

Rosyada, D. (2008). Paradigma pendidikan demokratis: Sebuah model pelibatan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan. Kencana.

Rubenfeld, M. G., & Scheffer, B. K. (2010). Critical thinking tactics for nurses: Achieving the IOM competencies (2nd ed.). Jones & Bartlett Learning.

Sardiman, A. M. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Rajawali Pers.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tilaar, H. A. R. (2011). Pedagogik kritis: Perkembangan, substansi, dan perkembangannya di Indonesia. Rineka Cipta.

Wijaya, C. (2010). Pendidikan remedial: Sarana pengembangan mutu sumber daya manusia. Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-10-03

How to Cite

Interelasi Keaktifan Mengikuti Baḥts Al-Masā’il Dengan Peningkatan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas Satu Aliyah Madrasah Mu’allimin Mu’allimat Bahrul Ulum. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(2), 329-333. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1699

Similar Articles

191-200 of 497

You may also start an advanced similarity search for this article.