Pengembangan Materi Fikih Dan Sejarah Kebudayaan Islam Berbasis Pendekatan Integratif-Inklusif Dalam Pendidikan Islam
Keywords:
: Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam, Integratif-Inklusif, Pendidikan Islam, Pengembangan MateriAbstract
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah dan sekolah masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya adalah kecenderungan pembelajaran yang bersifat parsial dan berorientasi pada penyampaian materi secara teoritis. Kondisi tersebut menyebabkan peserta didik sering kali memahami materi agama secara terbatas dan kurang mampu mengaitkannya dengan realitas kehidupan yang dihadapi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan materi Fikih dan Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) melalui pendekatan integratif-inklusif. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan memanfaatkan berbagai sumber literatur yang relevan, baik berupa buku, jurnal ilmiah, maupun dokumen kebijakan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan integratif-inklusif dapat menjadi alternatif dalam pengembangan materi Fikih dan SKI karena mampu menghubungkan nilai-nilai keislaman dengan berbagai disiplin ilmu serta mendorong terbentuknya sikap terbuka terhadap keberagaman. Pada pembelajaran Fikih, pendekatan ini memungkinkan peserta didik memahami hukum Islam secara lebih kontekstual dan aplikatif. Sementara itu, dalam pembelajaran SKI, pendekatan integratif-inklusif membantu peserta didik mengambil hikmah dari peristiwa sejarah Islam dan mengaitkannya dengan kehidupan sosial kontemporer. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan kompetensi guru, kurangnya media pembelajaran yang adaptif, serta dukungan sarana yang belum memadai. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas guru dan pengembangan bahan ajar yang lebih responsif terhadap kebutuhan peserta didik.
Downloads
References
Abdullah, A., & Misbah. (2021). Pengembangan Kurikulum PAI Berbasis Integratif Inklusif. Eduprof: Islamic Education Journal, 3(2).
Afdol, A. (2021). Problematika Keterbatasan Guru Profesional pada Madrasah Aliyah Ma’arif Ponggok. Skripsi. IAIN Tulungagung.
Ananda, & Hidayati. (2025). Menggali Makna dan Pentingnya Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam dalam Membangun Karakter Generasi Muda di Era Modern. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat, 2(1).
Ansyari, N. A., & Salamah. (2024). Pengembangan Materi Ajar Pendidikan Agama Islam di SMP dan Problematikanya. Journal on Education, 6(4), 21668–21669.
Fachrudin. (2023). Analisis Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 6(1).
Faridi. (2011). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Progresiva, 5(1).
Khoirul Huda, A. K. (2019). Pengembangan Materi Fikih Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah: Tentang Indahnya Berpuasa. As-Salam, 8(2), 233–234.
Melinda, dkk. (2025). Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam Kurikulum Merdeka di MTs. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, 3(1), 60–69.
Nasrullah, & Misbah. (2020). Implementasi Pendekatan Integratif Inklusif dalam Pembelajaran Fikih. Eduprof: Islamic Education Journal, 2(2).
Nuraini. (2019). Pendidikan Agama Islam untuk Sekolah Inklusi (Kajian Teori Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar). Inovatif, 5(1).
Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Akso Yanto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










