Rekonstruksi Filsafat Pendidikan Islam dalam Menghadapi Era Globalisasi

Authors

  • Aula Zakiyatur Rofiqoh Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri, Indonesia Author
  • Hasna Fadilatul Bidayah Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri, Indonesia Author
  • Syafa’atin Nur Ijabah Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Profesor Kiai Haji Saifuddin Zuhri, Indonesia Author

Keywords:

Reconstruction,Islamic Education Philosophy,Globalization, Knowledge Integration, Islamic Education

Abstract

The purpose of this study is to examine the importance of reconstructing Islamic educational philosophy in addressing the challenges of globalization, particularly moral degradation and the dominance of secular scientific paradigms. This research aims to formulate strategies for reconstructing Islamic educational philosophy so that it remains relevant to contemporary needs. The study employs a library research method using content analysis to examine various literatures related to the reform of Islamic education systems. The findings indicate that reconstruction should focus on integrating religious and general sciences to overcome the long-standing dichotomy of knowledge. Strategic measures include curriculum restructuring through the bayani, burhani, and irfani approaches, strengthening educators’ digital literacy, and transforming learning methods toward a student-centered approach. This reconstruction emphasizes not only intellectual development but also the reinforcement of religious character and multicultural values to foster the formation of the insan kamil. Therefore, Islamic education must be adaptive, integrative, and firmly grounded in spiritual values to produce a generation that is competent, ethical, and prepared for the challenges of the global era.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdusima Nasution. Filsafat Pendidikan Islam. Makassar: PT. Nas Media Indonesia, 2022.

Alfi, Ade Maulia, Amara Febriasari, and Jihan Nur Azka. “Transformasi Pendidikan Agama Islam Melalui Teknologi” 1, no. 2023 (n.d.): 511–22.

Alfiyanto, Arif Setiawan, Naufal Hilmi, Zainuddin Abas, and Siti Mahmudah Noorhayati.

“REKONSTRUKSI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM” 07, no. 01 (2026): 290–98.

Aziz, Fikri Fathul, Fahri Fathur Rahman, and Irfan Maulana Adnan. “THE CONCEPT OF ISLAMIC EDUCATION IN THE ERA OF GLOBALIZATION ( A COMPARATIVE STUDY OF THE PERSPECTIVES OF SYED NAQUIB AL ATTAS AND KH . ABDURRAHMAN WAHID

)” 3, no. 1 (2025). https://doi.org/10.59548/jed.v3i1.465.

Beggy, Miranda, and Ellya Roza. “Epistemologi Nalar Bayani , Burhani Dan Irfani Dalam Filsafat Pendidikan Islam,” n.d., 141–52. https://doi.org/10.30868/im.v7i01.4998.

Globalisasi, Tantangan, and Ahmad Muyadi. “Isu-Isu Pendidikan Islam Kontemporer” 1, no. 4 (2023). Hermawan, Ridwan, Nisa Putri Wulandari, Emat Muslihat, Hasbulloh Karim Alfauzi, and Nawil

Hadad. “Filsafat Pendidikan Islam Dalam Perspektif Rekonstruksi Pemikiran Kritis Untuk

Menjawab Tantangan Modernitas Paripurna ( Insān Kāmil ) Melalui Integrasi Aspek Spiritual

26 Ana Dwi Wahyuni, STRATEGI MENGHADAPI GLOBALISASI, n.d.

, Intelektual , Dan Moral Yang Bersumber Islam , Khususnya Melalui Pendekatan Pemikiran Kritis . Rekonstruksi Dalam Konteks Ini Tidak Menekankan Keseimbangan Antara Dimensi Spiritual , Etis , Dan Sosial ( Yulistina et Al ., 2021 ).,” no. November 2025 (2026).

Hidayat, Fahri. “Pragmatisme Dalam Pendidikan Islam : Tinjauan Filosofis Atas Integrasi Tauhid Dan Kewirausahaan Di TK Khalifah” 15, no. 1 (2025): 28–37.

———. “The Philosphy of Religious-Rational Education : From Modernism To” 3, no. 1 (2023): 1–10.

Hidayat, Fahri, Haniza Binti Khairuddin, Slamet Yahya, and Risa Pratiwi. “Diseminasi Filsafat Pendidikan Islam Berdasarkan Pengalaman Praktis Di Indonesia Pada Forum Internasional Di KIDU Malaysia” 4, no. 4 (2025): 923–33. https://doi.org/10.60004/komunita.v4i4.332.

Hidayat, Fahri, Dinamika Lembaga, Pendidikan Islam, and Journal Homepage. “TRIKOTOMI FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH DINAMIKA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Fahri Hidayat,” 2025, 1–15.

Hidayat, Fahri, and Mujibur Rohman. “MODERNISASI PENDIDIKAN ISLAM DI MINANGKABAU : STUDI TENTANG INTERAKSI DENGAN PAN-ISLAMISME ( 1909-1945 )” 9, no. 2 (2024): 169–86.

Islam, Universitas, Negeri Sultan, and Syarif Kasim. “Pendidikan Islam Berbasis Rekonstruksi Di Era Globalisasi 1” 1, no. 4 (2023): 269–76.

Karim, Abdul. “Pembaharuan Pendidikan Islam Multikulturalis.” Pendidikan Agama Islam-Ta’lim 14, no. 1 (2016): 21–28.

“Kata Kunci :” 1, no. 1 (n.d.): 1–11.

Latifah, Nur. “Pendidikan Islam Di Era Globalisasi.” Palapa: Jurnal Studi Keislaman Dan Ilmu Pendidikan 5, no. 1 (2017): 197. https://doi.org/10.36088palapa.v5i1.80.

Mudarrisuna, Jurnal, Media Kajian, Pendidikan Agama, Islam Vol, Usiono Uin, Sumatera Utara, and Medan Email. “REKONSTRUKSI PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER

PENDAHULUAN Pendidikan Berintikan Interaksi Antar Manusia , Terutama Antara Pendidik Dan Terdidik Demi Mencapai Tujuan Pendidikan Secara Nasional Nasional . Pendidikan Islam Memiliki Peran Yang Sangat Penting Dalam Keseluruhan Hidup Manusia . Diinteraksikan Serta Proses Dalam Interaksi Tersebut Bagaimana Interaksi Terlibat Isi Yang Tersebut Berlangsung . Apakah Yang Menjadi Tujuan Pendidikan , Siapakah Pendidik Dan Peserta Didik , Apa Isi Pendidikan Dan Bagaimana Proses Interaksi Pendidikan Tersebut , Merupakan Pertanyaan-Pertanyaan Yang Membutuhkan Jawaban Yang Mendasar , Yang Esensial , Yakni Jawaban-Jawaban Filosofis . Pendidikan Islam Di Indonesia Dalam Sejarah Panjangnya , Mulai Pada Masa Penjajahan Sampai Indonesia Merdeka Menghadapi Berbagai Persoalan Dan Kurikulum , Daya , Serta Manajemen Pendidikan Islam . ( Jannah , 2013 ) Tidak Sedikit Pula , Dewasa Ini Pendidian Islam Sering Mendapatkan Kritikan Dari Berbagai Pihak . Diantara Kritikan Tersebut , Pendidikan Islam Di Indonesia Belum Menemukan Sebuah Paradigma Yang Suistainable , Baik Dalam Tataran Teoritis-Filosofis Maupun Operasionalnya , Sehingga Terkesan Pendidikan Hanya Sebagai Ajang Percobaan ( Trial and Error ). Untuk Itu Wajar Jika Muncul Sebuah Pendapat Yang Mengatakan Bahwa Sesungguhnya Pendidikan Islam Di Indonesia Tidak Mewujud Secara Faktual . Pendapat Seperti Itu Kiranya Cukup Beralasan Karena Penampilan Pendidikan Itu” 10, no. 1 (2022): 43–56.

Rekonstruksi, Attas, and Konseptual Dalam. “KERANGKA DASAR PEMIKIRAN PENDIDIKAN NAQUIB AL-” 8, no. 2 (2025): 86–99. https://doi.org/10.62750/866ran10.

“REKONSTRUKSI PARADIGMA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM ERA GLOBALISASI Oleh

Lazuardi Harahap,” n.d.

Sassi, Komarudin, Abdolkarim Soroush, M Amin Abdullah, and Integrasi Keilmuan. “Jurnal Pendidikan Berkelanjutan Jurnal Pendidikan Berkelanjutan” 6, no. 4 (2025): 174–90.

Sulistiawati, Yesha Arista, and Herlini Puspika Sari. “Rekonstruksionisme Dalam Pendidikan Islam Yang Responsif Terhadap Tantangan Zaman.” Jurnal Al-Abshor : Jurnal Pendidikan Agama Islam 2, no. 4 (2025): 394–405. https://doi.org/https://doi.org/10.71242/ata12e28.

Syarifuddin Idris. “Pembaruan Pendidikan Islam Indonesia.” Kreatif XII, no. 2 (2015): 11–12. Syekh, Stai, Manshur Pandeglang, and Rahmatan Alamin. “Ta ’ Dibiya Volume 5 Nomor 2 Oktober

2025 REKONSRUKSI PEMIKIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Ina Herlinawati

PENDAHULUAN Pendidikan Islam Secara Ideal Ilmu Pengetahuan , Serta Mampu Menjadi Hamba Allah Dan Khalifah Di Bumi Pendidikan Islam Banyak Yang Praktik Mengalami Bertujuan Membentuk Manusia Seutuhnya ( Insan Kamil ), 1 Yakni Yang Beriman , Ta ’ Dibiya Volume 5 Nomor 2 Oktober 2025 Dikotomi Ilmu ( Pemisahan Ilmu Agama Dan Ilmu Umum ), Yang Menghasilkan Peserta Didik Yang Pincang , Unggul Di Satu Sisi Tetapi Lemah Di Sisi Lain . 3 Terkesan Tradisional Dan Kurang Adaptif Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan Dan Teknologi ( IPTEK ) Serta Tuntutan Dalam Tataran Filosofis Maupun Operasional , Tidak Lagi Sekadar Trial and Error , Mengintegrasikan Kembali Dimensi Dengan Spiritual Dimensi ( Keimanan / Akhlak ) Secara Kokoh Dan Dan Yang Masyarakat Modern ( Era Revolusi Industri Terhadap Problem Kemanusiaan Dan Menawarkan Kerangka Antisipatif Dan Proaktif Terhadap Perubahan Sosial Yang Cepat , Tanpa Kehilangan Esensi Ajaran Al-Qur ’ an Dan As-Sunnah . Dalam Merespons Kritik Dan Kerusakan Lingkungan , Radikalisme , Dan Krisis Moral ). Perlunya Landasan Filosofis Yang Relevan , Bahwa Filsafat Pendidikan Islam Berfungsi Sebagai Landasan Fundamental Dalam Merumuskan Tujuan , Kurikulum , Sekalipun Tantangannya Adalah Munculnya Pandangan Dan Mindset Baru Yang Tuntutan Masyarakat Kontemporer , Maka Diperlukan Sistem Pendidikan Yang Tidak Hanya Berfokus Pada Aspek Kognitif , Tetapi Lebih Mampu Mencetak Generasi Yang Kreatif , Inovatif , Dan Berjiwa Sosial Serta Memiliki Tanggung Jawab Individu Dan Kemasyarakatan Yang Kuat . 8 Rekonstruksi Ini Diperlukan Untuk Menata Ulang Strategi Pengembangan , Terutama Pada Aspek Kurikulum Dan Pembelajaran Pendidikan Islam Agar Selalu Menuntut Agar Filsafat Pendidikan Islam Mampu Blueprint Memberikan Yang Paradigma Dan” 5, no. 1 (2025): 1–15.

Telaah, Globalisasi, Pemikiran Prof, and Abdul Mu. “Jurnal Darma Agung,” no. 2024 (2025): 124–35. Wahyuni, Ana Dwi. STRATEGI MENGHADAPI GLOBALISASI, n.d.

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Rekonstruksi Filsafat Pendidikan Islam dalam Menghadapi Era Globalisasi. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 1(6), 270-280. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1041

Similar Articles

131-140 of 162

You may also start an advanced similarity search for this article.