Pengaruh Pelatihan Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan melalui Budaya Organisasi pada Bank Mandiri Banjarmasin Kalimantan Selatan

Authors

  • Fazrin Muchtar Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin Author
  • M. Zainul Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin Author
  • Khuzaini Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin Author

Keywords:

Pelatihan Kerja, Kompetensi, Budaya Organisasi, Kinerja Pegawai, Manajemen SDM

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan kerja, kompetensi, dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai Bank Mandiri Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada pimpinan dan pegawai, serta analisis deskriptif terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan kerja berperan penting dalam meningkatkan keterampilan teknis, komunikasi, dan kepercayaan diri pegawai. Kompetensi pegawai, khususnya dalam penguasaan produk, keterampilan teknis, dan adaptasi digital, terbukti menjadi faktor dominan yang memengaruhi produktivitas dan efektivitas kerja. Budaya organisasi yang menekankan integritas, profesionalisme, dan kerja sama tim berfungsi sebagai perekat nilai yang memperkuat penerapan hasil pelatihan dan kompetensi, serta meningkatkan disiplin kerja. Secara keseluruhan, kinerja pegawai Bank Mandiri Banjarmasin berada pada kategori baik hingga sangat baik, ditunjukkan oleh produktivitas tinggi, kualitas layanan prima, serta kesiapan menghadapi perubahan teknologi perbankan. Penelitian ini memperkuat relevansi teori manajemen sumber daya manusia, seperti Human Capital Theory, Competency-Based Training Model, dan Organizational Culture Theory, serta konsisten dengan penelitian empiris terbaru yang menegaskan bahwa pelatihan kerja dan budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya manajemen Bank Mandiri Banjarmasin merancang program pelatihan berkelanjutan, memperkuat kompetensi digital, serta menumbuhkan budaya organisasi yang adaptif terhadap perubahan lingkungan bisnis. Sementara itu, implikasi akademisnya adalah kontribusi terhadap pengembangan literatur empiris dan model konseptual integratif mengenai kinerja pegawai, yang dapat dijadikan referensi bagi penelitian lanjutan di sektor perbankan maupun sektor lainnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifin, A (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia: Pendekatan Praktis dalam Implementasi Program Pelatihan dan Pengembangan.

Armstrong, M. (2014). Armstrong's Handbook of Human Resource Management Practice (13th ed.). London: Kogan Page.

Armstrong, M. (2020). Human Resource Management Practice. London: Kogan Page.

Baldwin, T. T., & Ford, J. K. (1988). Transfer of training: A review and directions for future research. Personnel Psychology, 41(1), 63–105.

Barney, J. (1991). Firm resources and sustained competitive advantage. Journal of Management, 17(1), 99–120.

Becker, G. S. (1993). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis with Special Reference to Education (3rd ed.). University of Chicago Press.

Bernardin, H. J., & Russell, J. E. A. (2013). Human Resource Management: An Experiential Approach (6th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

Boyatzis, R. (2008). Competencies in the 21st Century. Journal of Management Development, 27(1).

Budi Prasetyo. (2017). Pengembangan Sumber Daya Manusia: Teori dan Praktik.

Campbell, J. P. (1990). Modeling the performance prediction problem in industrial and organizational psychology. In M. Dunnette & L. Hough (Eds.), Handbook of Industrial and Organizational Psychology (Vol. 1, pp. 687–732). Consulting Psychologists Press.

Denison, D. R. (1990). Corporate Culture and Organizational Effectiveness. Wiley.

Dessler, G. (2019). Human Resource Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Dubois, D. D. (1993). Competency-Based Training. HRD Press.

Fauziyah, S. N., & Kuswinarno, M. (2024). Peran Pelatihan dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan. Kajian Literatur.

Gibson, J. L., Ivancevich, J. M., Donnelly, J. H., & Konopaske, R. (2012). Organizations: Behavior, Structure, Processes. New York: McGraw-Hill.

Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, M. S. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Herzberg, F. (1959). The Motivation to Work (2nd ed.). New York: John Wiley & Sons.

Herzberg, F. (1959). The Motivation to Work. John Wiley & Sons.

Indah Setyani. (2018). Pelatihan dan Pengembangan: Konsep dan Aplikasi.

Junita, D. (2024). Pengaruh Kompetensi dan Pengembangan Karier terhadap Kinerja Karyawan The Axana Hotel Padang. Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

Kamilah, F. (2023). Pengaruh Pelatihan Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT Nirwana Tirta.

Khuzaini, & Zainul, M. (2019). Organizational citizenship and employee performance: The role of spirituality. Pakistan Administrative Review, 3(2), 87–98.

Khuzaini. (2017). Pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Al-Kalam: Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen, 4(1), 33–47.

Khuzaini. (2020). Pengaruh perencanaan sumber daya manusia (SDM) dan kompetensi terhadap kinerja karyawan di Yayasan Darul Hijrah Puteri Banjarbaru. Al-Kalam: Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen, 7(2), 45–58.

Kirkpatrick, D. L. (1994). Evaluating Training Programs: The Four Levels. Berrett-Koehler.

Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2011). Human Resource Management. Mason: South-Western Cengage Learning.

Meyer, J. P., & Allen, N. J. (1997). Commitment in the Workplace: Theory, Research, and Application. Sage Publications.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook. Thousand Oaks: Sage Publications.

Mondy, R. W. (2014). Human Resource Management. Boston: Pearson.

Muhtarom, A., et al. (2023). Pengaruh Kompetensi dan Motivasi terhadap Kinerja Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediator.

Munthe, H. Y., & Rangkuti, D. A. (2020). Pengaruh Pelatihan, Budaya Organisasi, dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan PT. Sushi Indo Sukses Mandiri. Warta Dharmawangsa, Vol. 14 No. 2.

Nawawi, H. (2005). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Bisnis yang Kompetitif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nugraheni, H. S., & Prabawani, B. (2018). Pengaruh Pelatihan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan melalui Kepuasan Kerja. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, Universitas Diponegoro.

Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.

Paska, Y. A., Atmaja, H. E., & Ratnawati, S. (2024). Pengaruh Kompetensi, Kompensasi, Motivasi, Gaya Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. YUME: Journal of Management.

Prayogi, M. A., Farisi, S., & Salwa, H. (2021). Pengaruh Pelatihan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan di Mediasi oleh Organizational Citizenship Behavior. Prosiding Seminar Nasional Kewirausahaan.

Rahmawati, P. A., Samsuri, & Ismartaya (2022). Pengaruh Pelatihan, Motivasi, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Universitas Djuanda.

Raziq, A., & Maulabakhsh, R. (2015). Impact of Working Environment on Job Satisfaction and Performance. International Journal of Management Sciences.

Rivai, V., & Sagala, E. J. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Rajawali Pers.

Riyanti, I., & Diwanti, D. P. (2023). Pengaruh Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan PT XYZ. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Schein, E. H. (2010). Organizational Culture and Leadership (4th ed.). Jossey-Bass.

Sedarmayanti. (2017). Sumber Daya Manusia dan Produktivitas Kerja. Bandung: CV Mandar Maju.

Septiani, T. A., & Ikhwan, K. (2020). Pengaruh Pelatihan dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Dharmawangsa.

Siagian, S. P. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.

Spencer, L. M., & Spencer, S. M. (1993). Competence at Work: Models for Superior Performance. Wiley.

Sudjana, D. (2009). Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Production.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suparno. (2019). Praktik Lapangan dalam Pengembangan Kompetensi: Teori dan Kasus.

Sutrisno, E. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Sutrisno, E. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Tarigan, N. L. L., Radito, T. A., & Purnamawati, A. (2021). Pengaruh Pelatihan Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Optimal, Vol. 18 No. 2

Teece, D. J., Pisano, G., & Shuen, A. (1997). Dynamic Capabilities and Strategic Management. Strategic Management Journal, 18(7), 509-533.

Vial, G. (2019). Understanding Digital Transformation: A Review and Research Agenda. Journal of Strategic Information Systems.

Vroom, V. H. (1964). Work and Motivation. Wiley.

Wibowo. (2016). Manajemen Kinerja. Jakarta: Rajawali Pers.

Yulianti, P., Masruri, M., & Sari, S. I. (2023). Analisis Kinerja Karyawan Ditinjau dari Perspektif Kompetensi, Pelatihan, dan Budaya Organisasi. Jurnal Menara Ekonomi, Vol. 9 No. 1.

Zainul, M. (2026). Orasi ilmiah pengukuhan guru besar: Transformasi digital dan pemasaran strategis berbasis kualitas layanan. Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari, Banjarmasin.

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

Pengaruh Pelatihan Kerja dan Kompetensi terhadap Kinerja Karyawan melalui Budaya Organisasi pada Bank Mandiri Banjarmasin Kalimantan Selatan. (2026). Jurnal Prima Manajemen, 2(1), 63-74. https://journal.al-afif.org/index.php/jpm/article/view/1738