Self Harm Dalam Hadis Nabi Muhammad SAW (Suatu Kajian Ma'anil Hadis)

Authors

  • Muh Fadlhu Rahman UIN Alauddin Makassar Author

Keywords:

Self-Harm, Hadis, Ma’anil Hadis, Kesehatan Mental, Kualitas Hadis

Abstract

Perilaku menyakiti diri sendiri (self-harm) merupakan fenomena yang berkaitan dengan gangguan kesehatan mental dan spiritual serta semakin menjadi perhatian dalam kehidupan masyarakat. Dalam perspektif Islam, perilaku tersebut bertentangan dengan ajaran yang menekankan pentingnya menjaga jiwa sebagai amanah dari Allah Swt. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hadis tentang self-harm serta mengkaji kandungan maknanya melalui pendekatan ma’anil hadis. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari kitab-kitab hadis, kitab syarah, serta literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan ilmu hadis dan ma’anil hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis tentang self-harm memiliki sembilan jalur sanad dengan enam mukharrij. Berdasarkan analisis sanad, seluruh jalur periwayatan memenuhi kriteria sanad yang bersambung, para perawinya dinilai adil dan ḍābiṭ, sehingga hadis berkualitas ṣaḥīḥ. Dari aspek matan, hadis juga memenuhi kaidah kesahihan karena terhindar dari unsur syāż dan ‘illah. Kandungan hadis menegaskan larangan menyakiti diri sendiri, kewajiban menjaga kehidupan sebagai amanah Allah Swt., serta adanya konsekuensi moral bagi pelaku. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan spiritual berdasarkan ajaran hadis Nabi Muhammad saw.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Neff, K. D. Self-compassion: An alternative conceptualization of a healthy attitude toward oneself. Self and Identity, 2(2), 85–101, 2003.

Afifah, Faradila Nur. Sendiri dalam Al-Qur’an dan Implikasinya terhadap Kesehatan Mental (Analisis Penafsiran Ayat-Ayat Self-Love dengan Pendekatan Psikologi). Surabaya: UIN Sunan Ampel Surabaya, 2022.

Abdul-Hadi, Abu Muhammad Mahdī bin ’Abdul-Qadīr bin ’Abdul-hadī. Turūq Takhrīj Al-Hadīṡ Rasūlullāh Sallallāhu ’Alaihi Wa Sallām. Beirut: Dar al-Itisam, 1994.

Ahmad, Arifuddin. Metodologi Pemahaman Hadis: Kajian Ilmu Ma’ani Al-Hadis. 2nd ed. Makassar: Alauddin University Press, 2013.

Ahmad, Arifuddin. Paradigma Baru Memahami Hadis Nabi. Jakarta: Renaisan, 2005.

Cindy M Malumbot, Melkian Naharia, and Sinta E J Kaunang, “Studi Tentang Faktor-Faktor Penyebab Perilaku Self Injury Dan Dampak Psikologis

Ahmad, Arifuddin. Metodologi Pemahaman Hadis; Kajian Ilmu Ma’ani al-Hadis. Makassar: Alauddin University Press, 2013.

Ahmad bin Fāris bin Zakariyya al-Qazwaini al-Rāzī Abu al-Ḥusain. Mu‘jam Maqāyīs Al-Lugah. Beirut: Dar al-Fikr, 1979.

Al-Ghalāyainī. Jāmi‘ ad-Durūs al-‘Arabiyyah. Beirut: Dār al-Fikr, 2005.

Al-Rāghib al-Aṣfahānī. Al-Mufradāt fī Gharīb al-Qur’ān. Beirut: Dār al-Qalam, t.t.

Ambo Asse. Studi Hadis Maudhu’i (Suatu Kajian Metodologi Holistik). Makassar: Alauddin University Press, 2013.

Al-Asqalani, Abū al-Faḍl Aḥmad bin ‘Ali bin Muhammad. al-Hadis al-Sari Muqaddimah Fath al-Bari. Juz 14. Beirut: Dar al-Fikr, t.th.

Al-Dahlawī, ‘Abd al-Haq ibn Saif al-Din ibn Sa‘dullāh. Muqaddimah fī Uṣūl al-Hadis. Cet. II. Beirut: Dar al-Basyair al-Islāmiyah, 1986.

Al-Khaṭīb, Muḥammad ‘Ajjāj. Usul al-Hadis. Beirut: Dar al-Fikr, 1989.

Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an, Departemen Agama Republik Indonesia, 2004.

Al-Tahhan, Mahmud. Usul al-Takhrij wa Dirasah al-Asanid.

Rukmana, b. (2021). Faktor-faktor penyebab terjadinya perilaku self injury pada mahasiswa yang berkuliah di universitas swasta di kota pekanbaru. Universitas islam riau .

An-Nawawi, Imam. at-Taqrib wa at-Taisir. Versi Turath/Turots.

Asmarini, Afifah. Self Love Dalam Al-Quran Perspektif Qur’ani. Pekanbaru: Universitas Islam Riau, 2022.

Ismail, M. Syuhudi. Hadis Nabi yang Tekstual dan Kontekstual: Telaah Ma‘ani al-Hadis tentang Ajaran Islam yang Universal, Temporal dan Lokal. Jakarta: Bulan Bintang, 1994.

Asyafina, Nadya, dan Noor Efni Salam. Fenomena Mahasiswa Pelaku Self-Harm di Kota Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai 6 (3), 2022.

Az-Zuhayli, Wahbah. Uṣūl al-Fiqh al-Islāmī, Juz 1. Beirut: Dār al-Fikr, t.t.

Bustamin, dan Hasanuddin. Membahas Kitab Hadis. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah, 2010.

Dina Nazriani. Berdamai dengan Diri Sendiri melalui Self-Compassion, 2023.

Dythai Novianty. Hobi Begadang Remaja Meninggal Dunia, 2021.

Estefan, Gredayana, dan Yeni Duriana Wijaya. Gambaran Proses Regulasi Emosi Pada Pelaku Self Injury. Jurnal Psikologi 12 (1), 2014.

Fitzgerald, John, dan Cate Curtis. Non-Suicidal Self-Injury in a New Zealand Student Population: Demographic and Self-Harm Characteristics. New Zealand: Waikato University, 2017.

HaditsSoft. Home Sweet Home, 2016.

Uṡmān bin ‘Abd al-Raḥman Taqī al-Dīn Ibn Ṣalāh, Ma‘rifat Anwa‘ ‘Ulum al-Hadis - Muqaddimah Ibn Ṣalāḥ, h. 76-77.

Arifuddin Ah}mad, Paradigma Baru Memahami Hadis Nabi, (Cet. I: Jakarta: Renaisan, 2005 M.), h. 117. Bandingkan dengan Kamaruddin Amin, Menguji Kembali Keakuratan Metode Kritik Hadis, (Cet. I; Jakarta: Hikmah, 2009), h. 58.

al-Tahhan, Mahmud. Taysir Mustalah al-Hadis. Beirut: Dar al-Fikr, 1979.

Aḥmad ibn Shu‘ayb al-Nasā’ī. Sunan al-Nasā’ī. Beirut: Dār al-Risālah al-‘Ālamiyyah, 2001.

Henschke, E., dan P. Sedlmeier. What is Self-Love? Redefinition of a Controversial Construct. The Humanistic Psychologist, 2021.

Hidayatuna. Cinta Dirimu Ini: Self Love Menurut Pandangan Islam, 2022.

Ibnu Faris. Maqāyīs al-Lughah, Juz 2. Beirut: Dār al-Fikr, t.t.

Ibnu Hajar al-Asqalani. Tahdzīb al-Tahdzīb, Juz 1–3. Al-Hind: Maṭba’at Dāirah al-Ma’ārif al-Niẓāmiah, 1326 H.

Ibnu Katsir. Tafsir Ibnu Katsir, Jilid 3. Jakarta: Pusaka Imam Syafi‘i, 2003.

Ibnu Jinnī. Al-Khaṣā’iṣ. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, t.t.

Riudhuan, Muhammad. Konsep Mencintai Diri Sendiri (Self Love) dalam Perspektif Ibnu Katsir. Padang: UIN Imam Bonjol, 2025.

Salsadila, Anggi. “Self Love: Kunci Penting Atasi Lonjakan Kasus Bunuh Diri.” Geotimes, 2023.

Wensinck, A. J. Mu‘jam al-Mufahras li Alfāẓ al-Ḥadīṡ al-Nabawī. Leiden: Brill,

Ibnu Manzur al-Afriqi. Lisan al-‘Arab, Juz 2. Beirut: Dar Sadir, t.t.

Ibnu Salah. Muqaddimah Ibn Salah (Ma‘rifat Anwa‘ ‘Ulum al-Hadith). Beirut: Dar al-Basyair al-Islamiyah, 1986.

Ismail, M. Syuhudi. Metodologi Penelitian Hadis Nabi. Jakarta: Bulan Bintang, 1992.

Ismail, M. Syuhudi. Kaidah Kesahihan Sanad Hadis, 4th ed. Jakarta: Bulan Bintang, 2014.

Khon, Abdul Majid. Ulumul Hadis, 3rd ed. Jakarta: Amzah, 2015.

Khon, Abdul Majid. Ulumul Hadis, 4th ed. Jakarta: Amzah, 2010.

Lajnah Pentashih Mushaf Al-Qur’an. Al-Qur’an dan Terjemahannya. Jakarta: Departemen Agama Republik Indonesia, 2004.

Machali, Imam. Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Program Studi Manajemen Pendidikan Islam, 2017.

Maghfirah, Raihan. Perilaku Menyakiti Diri Sendiri (Self-Harm) Kajian Sudut Panjang Al-Qur’an. Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, 2024.

Mochtar, M. Mashuri. Kamus Istilah Hadis, 1st ed. Pasuruan: Pustaka Sidogiri, 1435 H.

Mochtar, M. Masyhuri. Kamus Istilah Hadis. Pasuruan: Pustaka Sidogiri, 1435 H.

Muh. Hasbi As-Shiddieqy. Sejarah dan Pengantar Ilmu Hadis. Semarang: PT Pustaka Rezki Putra, 1997.

Henschke, E., & Sedlmeier, P. (2021). What is self-love? Redefinition of a controversial construct. The Humanistic Psychologist. Advance online publication. http://dx.doi.org/10.1037/hum0000266

Nawir Yuslem. Ulumul Hadis. Mutiara Sumber Widya, 2001.

Aḥmad ibn Ḥanbal. Musnad al-Imām Aḥmad ibn Ḥanbal. Beirut: Mu’assasat al-Risālah, 2001

Neff, K. D. Self-compassion: An Alternative Conceptualization of a Healthy Attitude Toward Oneself. Self and Identity 2 (2), 2003.

Noor, Redyanto. Perspektif Resepsi Novel Chiklit dan Teenlit Indonesia. Makalah Diskusi Program Studi S3 Sastra, 2007.

Rani, Elsa Nadia, dkk. Pentingnya Self Love serta Cara Menerapkan dalam Diri, 2022.

Rizka Nur Hamidah, dan Noneng Siti Rosidah. Konsep Kesehatan Mental Remaja Perspektif Islam. Prophetic Guidance and Counseling Journal 2 (1), 2021.

Riudhuan, Muhammad. Konsep Mencintai Diri Sendiri (Self Love) Dalam Perspektif Ibnu Katsir. Padang: UIN Imam Bonjol, 2025.

Salsadila, Anggi. Self Love: Kunci Penting Atasi Lonjakan Kasus Bunuh Diri. Geotimes, 2023.

Solahuddin, M. Agus, dan Agus Suyadi. Ulumul Hadis. Bandung: Pustaka Setia, 2009.

Abū ‘Īsā Muḥammad ibn ‘Īsā al-Tirmiżī. Sunan al-Tirmiżī. Beirut: Dār al-Gharb al-Islāmī, 1998.

Asyafina, Nadya, & Salam, Noor Efni. (2022). Fenomena mahasiswa pelaku self-harm di Kota Pekanbaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3).

Az-Zuhayli, Wahbah. (t.t.). Usul al-fiqh al-Islami. Beirut: Dar al-Fikr.

Estefan, Gredayana, & Wijaya, Yeni Duriana. (2014). Gambaran proses regulasi emosi pada pelaku self-injury. Jurnal Psikologi, 12(1).

Fitzgerald, John, & Curtis, Cate. (2017). Non-suicidal self-injury in a New Zealand student population. New Zealand.

Salsadila, Anggi. (2023). Self-love: Kunci penting atasi lonjakan kasus bunuh diri. Geotimes. https://geotimes.id/opini/self-love-kunci-penting-atasi-lonjakan-kasus-bunuh-diri/

Taqī al-Dīn Ibn Ṣalāh. Ma‘rifat Anwa‘ ‘Ulum al-Hadis - Muqaddimah Ibn Ṣalāh, t.t.

Wensinck, A.J., terj. Muhammad Fuad ‘Abd al-Baqi. Mu‘jam al-Mufahras li Alfaz al-Hadis Nabi, Juz 6. Laeden: Brill, 1936.

Yaqin, Mokhammad Ainul. Metodologi Penelitian Hadis. Pasuruan: Santri Salaf Press, 2019.

Yūsuf bin ‘Abd al-Rahman bin Yūsuf Abū al-Ḥājjāj Jamāl al-Dīn al-Zakkī al-Mizzī. Tahżib al-Kamāl fī Asmā’ al-Rijāl, Juz 1–26. Beirut, t.t.

Ibn Jini, Abu Al-Fath. Al-Khasha'is. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 1993. (Kitab dalam morfologi dan derivasi kata).

As-Sirafi, Abu Muhammad. Syarh Kitab Sibawaih. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 1995. (Interpretasi kitab Sibawaih dasar dalam nahwu dan sharaf).

Ibn Malik, Jamaluddin. Al-Kafiyah Asy-Syafiyah fi Ilmi An-Nahwi. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 2000. (Kitab lanjutan dalam nahwu dan sharaf).

Ibn Al-Anbari, Kamaluddin. Al-Insaf fi Masail Al-Khilaf. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 1990.

Az-Zamakhsyari, Mahmud bin Umar. Al-Mufassal fi Ilmi Al-Arabiyah. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 1998. (Referensi komprehensif dalam sharaf dan nahwu).

Ibn Jini, Abu Al-Fath. Al-Khasha'is. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 1993. (Kitab dalam morfologi dan derivasi kata).

As-Sirafi, Abu Muhammad. Syarh Kitab Sibawaih. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 1995. (Interpretasi kitab Sibawaih dasar dalam nahwu dan sharaf).

Ibn Malik, Jamaluddin. Al-Kafiyah Asy-Syafiyah fi Ilmi An-Nahwi. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, 2000.

Al-Nawawi, Yahya bin Syaraf. Al-Minhaj Syarh Ṣaḥīḥ Muslim. Beirut: Dar Ihya’ al-Turath al-‘Arabi, t.t.

Ibn Hajar al-‘Asqalani. Fath al-Bari bi Syarh Ṣaḥīḥ al-Bukhari. Beirut: Dar al-Ma‘rifah, t.t.

Downloads

Published

2026-07-29

How to Cite

Self Harm Dalam Hadis Nabi Muhammad SAW (Suatu Kajian Ma’anil Hadis). (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 1025-1033. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1588

Similar Articles

21-30 of 465

You may also start an advanced similarity search for this article.