Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam Humanis-Religius Bagi Generasi Digital
Keywords:
Rekontruksi, Humanis,Religius,DigitalAbstract
Penelitian ini mengkaji rekonstruksi Pendidikan Agama Islam dari perspektif humanistik-religius sebagai respons terhadap krisis moral, degradasi nilai, dan tantangan pembentukan karakter yang dihadapi generasi digital di era perkembangan teknologi informasi. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan. Kajian ini mengintegrasikan pemikiran Abdurrahman Mas’ud tentang humanisme religius, Paulo Freire mengenai pendidikan pembebasan dan kesadaran kritis, Al-Ghazali tentang pembinaan akhlak dan spiritualitas, serta Muhammad Iqbal mengenai pengembangan potensi diri dan kreativitas manusia. Hasil penelitian menawarkan model Humanist-Religious Digital Integrative (HRDI) atau Model Integratif Digital Humanistik-Religius sebagai kerangka konseptual pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, kemanusiaan, literasi digital, berpikir kritis, dan pembentukan karakter. Model ini diharapkan dapat menjadi alternatif pengembangan Pendidikan Agama Islam yang lebih relevan, adaptif, dan transformatif dalam menghadapi dinamika masyarakat digital kontemporer
Downloads
References
Abdullah, M. A. (2020). Multidisiplin, Interdisiplin dan Transdisiplin. Yogyakarta: IB Pustaka.
Al-Ghazali. (2005). Ihya Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.
Arifin, M. (2021). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Bumi Aksara.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi. Jakarta: Kencana.
Freire, P. (2005). Pedagogy of the Oppressed. New York: Continuum.
Husaini, A. (2020). Pendidikan Islam Membentuk Manusia Berkarakter. Jakarta: Cakrawala.
Iqbal, M. (2006). The Reconstruction of Religious Thought in Islam. New Delhi: Kitab Bhavan.
Langgulung, H. (2003). Asas-Asas Pendidikan Islam. Jakarta: Pustaka Al-Husna.
Mas'ud, A. (2002). Menggagas Format Pendidikan Nondikotomik. Yogyakarta: Gama Media.
Maslow, A. H. (1987). Motivation and Personality. New York: Harper & Row.
Muhaimin. (2019). Rekonstruksi Pendidikan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Nata, A. (2020). Pendidikan Islam di Era Milenial. Jakarta: Prenadamedia.
Nasrullah, R. (2023). Literasi Digital. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Prensky, M. (2001). Digital natives, digital immigrants. On the Horizon, 9(5), 1–6.
Rogers, C. R. (1983). Freedom to Learn. Ohio: Merrill Publishing.
Suyatno. (2022). Pendidikan karakter di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 13(2), 115–129.
Tafsir, A. (2016). Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Iskandar Mirza, Asep Muhammad Irfan Hilmi (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










