Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Paduan Suara Di SMPN 37 Pekanbaru Tahun Ajaran 2025/2026

Authors

  • Andika Saputra Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Universitas Islam Riau,Pekanbaru,Riau Author
  • Nurmalinda Program Studi Pendidikan Seni Pertunjukan, Universitas Islam Riau,Pekanbaru,Riau Author

Keywords:

Implementation, Extracurricular, Choir.

Abstract

This research aimed to determine the implementation of choir extracurricular activities at SMP Negeri 37 Pekanbaru in the 2025/2026 academic year, which was motivated by the importance of extracurricular activities as a means of developing students’ talents, interests, creativity, and abilities in non-academic fields, especially music arts. This research used a descriptive method with a qualitative approach, and the research subjects consisted of the choir extracurricular instructor, choir students, and the school staff. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation, while data analysis techniques were conducted through data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results of the research showed that the implementation of choir extracurricular activities at SMP Negeri 37 Pekanbaru had been carried out quite well and conducted regularly according to the predetermined schedule. The training activities included vocal warm-ups, breathing exercises, articulation, intonation, voice division, and harmony practice. This activity gave positive impacts on students such as improving singing ability, self-confidence, discipline, responsibility, and cooperation. In its implementation, there were still several obstacles such as limited facilities and infrastructure as well as inconsistent attendance of some students during practice sessions, however, the choir extracurricular activity was still able to run well because of support from the school, instructor, and students’ enthusiasm in participating in the training activities.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adella, L. (2018). Kegiatan ekstrakurikuler paduan suara dan pembentukan karakter siswa. Jurnal Grenek: Jurnal Seni Musik, 125–128.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Bogdan, R., & Biklen, S. (1992). Qualitative research for education. Boston: Allyn & Bacon.

Creswell, J. W. (2014). Research design. California: SAGE.

Daryanto. (2011). Pembelajaran efektif. Bandung: Yrama Widya.

Depdiknas. (2003). Panduan kegiatan ekstrakurikuler. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Depdiknas. (2006). Panduan kegiatan ekstrakurikuler. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah.

Gunawan, I. (2013). Metode penelitian kualitatif: Teori dan praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hasibuan, M. (2014). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Jakarta: Bumi Aksara.

Idawati. (2003). Dasar-dasar frasering dalam musik. Pekanbaru: UNRI Press.

Iskandar. (2008). Metodologi penelitian pendidikan dan sosial. Jakarta: Gaung Persada.

Khoiriyah, M. L., dkk. (2021). Pembentukan nilai karakter melalui kegiatan drum band. Indonesian Journal of Educational Research and Review, 43–46.

Kusmiati, Lestari, & Rizal. (2023). Strategi pembelajaran olah vokal dalam paduan suara di SMP Negeri 2 Legok. Jurnal Pendidikan Tambusai, 2124–2128.

Lutan, R. (1986). Pengembangan kegiatan ekstrakurikuler. Jakarta: Depdiknas.

Mariati. (2009). Pembinaan kegiatan ekstrakurikuler drumband di SDN 008 Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar. Skripsi. Universitas Riau.

Maryani. (2012). Penerapan metode demonstrasi untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi siswa kelas V SD Negeri 017 Pandau Jaya. Skripsi. Universitas Riau.

Meiyani, L. K., dkk. (2021). Pembentukan nilai karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler drum band. Indonesian Journal of Educational Research and Review.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis. California: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Morissan. (2017). Metode penelitian sosial. Jakarta: Kencana.

Muhaimin. (2007). Pengembangan kurikulum pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Mulyasa, E. (2013). Manajemen berbasis sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2019). Manajemen pendidikan karakter. Bandung: Rosdakarya.

Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Permendikbud Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler Pendidikan Dasar dan Menengah.

Prasetyo, A. (2018). Teknik olah vokal untuk paduan suara. Jakarta: Gramedia.

Pusat Liturgi. (2003). Teknik phrasering dalam musik liturgi. Jakarta: Obor.

Puspita, R. (2013). Pelaksanaan metode demonstrasi dalam pengajaran seni musik pianika kelas VIII SMP Negeri 1 Siak Hulu. Skripsi. Universitas Riau.

Sagala, S. (2010). Konsep dan makna pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, W. (2011). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Saputra, Y. M. (1998). Kegiatan ekstrakurikuler dan pengembangannya. Jakarta: Depdikbud.

Simanungkalit, E. (2008). Teknik dasar paduan suara. Jakarta: Pusat Musik Liturgi.

Slamet. (2017). Pendidikan karakter dan pengembangannya. Yogyakarta: Andi Press.

Subagiyo. (2003). Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Jakarta: Direktorat Pendidikan Menengah.

Sudjana, N. (2010). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode penelitian pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Suharti. (2016). Teknik paduan suara. Yogyakarta: UNY Press.

Sujarweni. (2014). Metodologi penelitian. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Suryosubroto, B. (2009). Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Thursdila, & Maestro. (2020). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler paduan suara terhadap hasil belajar seni budaya. Jurnal Pendidikan Seni Musik.

Emzir. (2014). Metodologi penelitian pendidikan: Analisis data kualitatif. Jakarta: Rajawali Pers.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Repository Universitas Pendidikan Indonesia. (2021). Analisis data kualitatif: Reduksi, display, dan penarikan Kesimpulan

Adella, L. (2018). Kegiatan ekstrakurikuler paduan suara dan pembentukan karakter siswa. Jurnal Grenek: Jurnal Seni Musik.

Djamarah, S. B., & Zain, A. (2006). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Emzir. (2014). Metodologi penelitian kualitatif: Analisis data. Jakarta: Rajawali Pers.

Elyarti, H. (2010). Pembinaan ekstrakurikuler seni musik recorder di SMPN 18 Pekanbaru. Skripsi. Universitas Riau.

Lainisyah. (2000). Pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler seni tari di MAN 2 (SMU-MA) Model Kotamadya Pekanbaru. Skripsi.

Permendikbud Republik Indonesia Nomor 62 Tahun 2014 tentang Kegiatan Ekstrakurikuler pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.

Repository Universitas Pendidikan Indonesia. (2021). Analisis data kualitatif: Reduksi, display, dan penarikan kesimpulan.

Sudjana, N. (2010). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Suharti. (2016). Pembelajaran seni musik dan paduan suara. Jakarta: Erlangga.

Suryosubroto. (2009). Proses belajar mengajar di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Thursdila, & Maestro. (2020). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler paduan suara terhadap hasil belajar seni budaya (bernyanyi lagu daerah).

Downloads

Published

2026-05-24

How to Cite

Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler Paduan Suara Di SMPN 37 Pekanbaru Tahun Ajaran 2025/2026. (2026). Advances In Education Journal , 2(5), 384-398. https://journal.al-afif.org/index.php/aej/article/view/1112

Similar Articles

1-10 of 77

You may also start an advanced similarity search for this article.