Tradisi Budaya Desa Pambusuang Polewali Mandar dalam Mengenalkan Sayyang Pattudu dengan Memberikan Hadiah bagi Anak-Anak yang Menghatamkan Al-Qur’an Kabupaten Polewali Mandar
Keywords:
Tradisi Sayyang Pattudu, Budaya, Khatam Al-Qur'anAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Sayyang Pattudu merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Mandar di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang hingga kini masih dilestarikan dan dilaksanakan secara turun-temurun.Tradisi ini umumnya dikaitkan dengan perayaan keagamaan, khususnya khatam Al-Qur’an dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sebagai bentuk ungkapan rasa syukur serta penghargaan terhadap pencapaian pendidikan keagamaan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji tradisi Sayyang Pattudu sebagai tradisi tahunan dalam budaya Polewali Mandar dengan menelaah aspek sejarah, nilai religius, makna simbolik, fungsi sosial, serta perannya dalam penguatan identitas budaya lokal. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis, melalui penelaahan berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, artikel budaya, dan dokumen resmi yang relevan dengan kebudayaan Mandar. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa Sayyang Pattudu tidak hanya berfungsi sebagai ritual budaya, tetapi juga sebagai media pendidikan nilai religius, sarana pewarisan budaya, penguat kohesi sosial, serta simbol identitas masyarakat Polewali Mandar. Di tengah arus modernisasi dan globalisasi, tradisi ini menghadapi berbagai tantangan, sehingga diperlukan upaya pelestarian yang terencana dan berkelanjutan melalui peran masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah agar nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya tetap lestari dan relevan.
Downloads
References
Abdullah, T. (1985). Agama, Etos Kerja, dan Perkembangan Ekonomi. Jakarta: LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial.
Arifin, I. (2021). Eksintensi tradisi Sayyang Pattudu atau kuda menari pada suku Mandar Provinsi Sulawesi Barat Discourse: Indonesian Journal of Social Studies and Education, 1 (1), 43-50
Arifin, I. (2023). Eksistensi Tradisi Sayyang Pattudu Atau Kuda Menari Pada Suku Mandar Provinsi Sulawesi Barat. DISCOURSE: Indonesian Journal of Social Studies and Education, 1(1), 43-50.
Bansu et al. (2023) – Nilai religius & pendidikan karakter. Jurnal Berita Sosial
Bansu, I. Y. F., dkk. (2023). Pendidikan Karakter dalam Tradisi Khatam Al-Qur’an di Mandar. Jurnal Pendidikan Islam.
Baso, B., & Bakry, M. (2021). Tradisi sayyang pattu’du’dalam peringatan maulid di Kecamatan balanipa Kabupaten polewali mandar. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab.
Gunawan, A. (2017). Musik Pa’rawana Dan Sayyang Pattuddu Dalam Prosesi Upacara Khatam Alquran Suku Mandar Di Provinsi Sulawesi Barat (Sebuah Pendekatan Etnomusikologis). CaLLs (Journal of Culture, Arts, Literature, and Linguistics), 3(2), 109-12
Hasan, A. (1991). Bahasa dan Masyarakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Hasan, M. (2017). Ritual tradisional dan makna simbolik dalam budaya lokal. Jurnal Antropologi Sosial, 19(2), 145–158.
Kadir, A. (2016). Tradisi keagamaan dalam masyarakat Mandar: Perspektif Islam lokal. Jurnal Studi Islam Nusantara, 4(1), 67–82.
Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Merriam, A. P. (1964). The Anthropology of Music. Evanston: Northwestern University Press.
Mudfainna, A., & Nur, H. (2022). Tradisi Sayyang Pattuddu dan Integrasi Sosial Masyarakat Mandar. Jurnal Sosial Budaya.
Musyarif & Multazam (2020) – Akulturasi Islam & budaya Mandar. Jurnal Pendidikan Islam
Nurhayati, S. (2019). Pelestarian budaya lokal di era globalisasi. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 203–214.
Parsons, T. (1951). The Social System. New York: Free Press.
Rahim, M. (2014). Kebudayaan Mandar dan nilai-nilai kearifan lokal. Makassar: Pustaka Refleksi.
Ritzer, G. (2011). Sociological Theory. New York: McGraw-Hill.
Sahabudin, A., Imran, A., Asisyah, S., Ramadhani, M., & Saputra, A. (2024). Eksplorasi Potensi Ekonomi Desa Wisata Budaya Berbasis Digital di Desa Bumiayu, Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal e-bussiness Institut Teknologi dan Bisnis Muhammadiyah Polewali Mandar, 4(1), 73-82.6.
Sugiyanto, A. (2018). Tradisi budaya lokal dan pengembangan pariwisata daerah. Jurnal Pariwisata dan Budaya, 10(1), 55–69.
Sulasman, & Gumilar, S. (2013). Teori-teori kebudayaan: Dari teori hingga aplikasi. Bandung: Pustaka Setia.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Syamsuri, S., Hafsah, H., & Alang, H. (2022). Peluang Wirausaha Diversifikasi Olahan Pangan Tradisional Berbasis Kearifan Lokal Oleh Suku Mandar di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Indonesia. Agro Bali: Agricultural Journal, 5(2), 313-321.
Tamaruddin, A. (2023). Identitas Budaya Tradisi Mesawe’Sayyang Pattu’du Suku Mandar Dalam Perspektif Hukum Islam. Mandar: Social Science Journal, 2(2), 81-92.
UNESCO. (2011). Convention for the safeguarding of the intangible cultural heritage. Paris: UNESCO Publishing.
Wahyuni, R. (2020). Tradisi lokal sebagai media pendidikan karakter berbasis budaya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 25(3), 321–334.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muh.Rifat Gading (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










