Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Masyarakat dalam Pembuangan Sampah Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru 2024
Keywords:
Kepatuhan masyarakat, Pengelolaan sampah, Perilaku lingkungan, Kebijakan publik, PekanbaruAbstract
Pengelolaan sampah merupakan permasalahan lingkungan perkotaan yang semakinkompleks, termasuk di Kota Pekanbaru, seiring dengan meningkatnya volume sampah harian. Meskipun telah diberlakukan Peraturan Daerah Kota Pekanbaru Nomor 08 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membuang sampah masih tergolong rendah. Hal ini ditandai dengan masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah di luar jam operasional yang telah ditetapkan serta maraknya keberadaan Tempat Pembuangan Sampah ilegal, khususnya di Kecamatan Marpoyan Damai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan masyarakat dalam pembuangan sampah di Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observational cross sectional. Populasi penelitian adalah masyarakat Kelurahan Tengkerang Barat dengan jumlah 22.599 jiwa, sedangkan sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner melalui metode wawancara, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan dan peran pemerintah atau tokoh masyarakat memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan masyarakat dalam pembuangan sampah. Sementara itu, tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan, serta ketersediaan sarana dan prasarana tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan masyarakat dalam pembuangan sampah dipengaruhi oleh faktor struktural dan sosial, khususnya latar belakang pendidikan serta efektivitas peran otoritas lokal. Oleh karena itu, diperlukan penguatan edukasi berkelanjutan dan penegakan kebijakan yang konsisten guna meningkatkan kepatuhan
masyarakat.
Downloads
References
Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes,. 50(5), 179–211.
Becker, G. S. (1968). Crime and punishment: An economic approach. . Journal of Political Economy, 76(2), 169–217.
BPS Kota Pekanbaru. (2022). Kecamatan Marpoyan Damai dalam angka 2022. BPS Kota Pekanbaru.
Citron, S. , S. J. & Rachmi. (2023). Pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap kesehatan lingkungan. J. Urnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 101–110.
Glanz, K. , R. B. K. , & V. K. (2020). Health behavior and health education: Theory, research, and practice (4th ed.). Jossey-Bass.
Hellen, I. & N. (2020). Implementasi kebijakan pengelolaan sampah perkotaan. Jurnal Administrasi Publik, 8(1), 45–58.
Manik, K. E. S. , dkk. (2021). Pengelolaan lingkungan hidup. Djambatan.
Mubarak, W. I. (2020). Promosi kesehatan untuk kebidanan. Salemba Medika.
Napis Ifikti, H. W. , & I. V. G. (2020). Peran pemerintah dan tokoh masyarakat dalam pengelolaan sampah. . Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(3), 201–209.
Notoatmodjo, S. (2017). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta. 112–134.
Oswari, T. (2019). Dampak lingkungan akibat pengelolaan sampah yang tidak optimal. . Jurnal Lingkungan Hidup, 7(1), 33–41.
Putra, R. (2020). Pendidikan lingkungan dan perubahan perilaku masyarakat. . Jurnal Pendidikan Dan Lingkungan, 5(2), 87–95.
Rahman, M. (2019). Hubungan tingkat pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah rumah tangga. . Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(1), 12–19.
World Health Organization. (2016). Safe management of wastes from health-care activities (2nd ed.). WHO Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fionita Fionita Syafitri (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










