Analisis Determinan Indeks Kebahagiaan di Kawasan Barat Indonesia
Keywords:
Indeks Kebahagiaan, Pengeluaran Per Kapita, Hunian Layak, Disparitas Pendapatan, Angka Harapan HidupAbstract
Indeks Kebahagiaan merupakan indikator penting yang digunakan untuk menilai tingkat kesejahteraan subjektif masyarakat, mencakup dimensi kepuasan hidup, perasaan, serta makna dan tujuan hidup. Tinggi rendahnya indeks kebahagiaan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor materi, tetapi juga oleh kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan yang meliputi kehidupan masyarakat. Peningkatan kesejahteraan ekonomi seperti daya beli yang lebih baik dapat mendorong masyarakat memenuhi kebutuhan dasar maupun kebutuhan penunjang kualitas hidup, sehingga memberikan kontribusi positif terhadap kebahagiaan. Hunian yang layak turut menentukan kenyamanan dan rasa aman seseorang, sehingga menjadi aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup. Disparitas pendapatan yang tinggi dapat menurunkan kebahagiaan karena ketimpangan sosial menimbulkan rasa ketidakadilan, kecemasan ekonomi, dan kesenjangan kesempatan. Angka harapan hidup yang tinggi belum tentu berbanding lurus dengan kebahagiaan karena usia panjang tidak selalu diiringi kualitas hidup yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa determinan terhadap Indeks Kebahagiaan di Kawasan Barat Indonesia periode 2014, 2017, 2021 menggunakan metode regresi data panel. Hasil regresi menunjukkan secara bersama-sama variabel pengeluaran per kapita, hunian layak, disparitas pendapatan dan angka harapan hidup signifikan terhadap variabel Indeks Kebahagiaan. Variabel angka harapan hidup tidak signifikan terhadap variabel Indeks Kebahagiaan, sedangkan variabel pengeluaran per kapita, hunian layak, dan disparitas pendapatan berpengaruh signifikan terhadap variabel Indeks Kebahagiaan.
Downloads
References
Alwi, A. C., & Mulyani, E. (2023). Family Happiness, Socioeconomics, And Sociodemography: Facts In Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 19(2), 120–130. Https://Doi.Org/10.21831/Jep.V19i2.60564
Akbar, R. A., Hartono, D., & Aritenang, A. F. (2023). The Effects of Homeownership on Social Capital. 34(1), 101–121. https://doi.org/10.5614/jpwk.2023.34.1.6
Ambarwati, A. D., Sara, I. M., & Aziz, I. S. A. (2021). Pengaruh Jumlah Uang Beredar (JUB), BI Rate dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Periode 2009-2018. Warmadewa Economic Development Journal (WEDJ), 4(1), 21–27. https://doi.org/10.22225/wedj.4.1.3144.21-27
Badan Pusat Statistik (2021). Indeks Kebahagiaan 2021. Online: Https://Www.Bps.Go.Id/Id/Publication/2021/12/27/Ba1b0f03770569b5ac3ef58 E/Indeks-Kebahagiaan-2021.Html
Banerjee, B., & Tóth, P. (2025). Life Satisfaction and Inequality in Slovakia : The Role of Income , Consumption and Wealth. In Social Indicators Research (Vol. 177, Number 1). Springer Netherlands. https://doi.org/10.1007/s11205-024-03491-9
Barrington-Leigh. (2024). The econometrics of happiness : Are we underestimating the returns to education and income ? 1–36. https://doi.org/10.1016/j.jpubeco.2023.105052
Ben Atasoge, I. A. (2021). Determinan Indeks Kebahagiaan di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 7(2), 127–141.
Brokešová, Z., Cupak, A., Lepinteur, A., & Rizov, M. (2025). Real Assets and Subjective Well-Being : Using a Novel Measure for Relative Effects. 1567–1591.
Delhey, J., Schneickert, C., & Steckermeier, L. C. (2017). Sociocultural inequalities and status anxiety: Redirecting the Spirit Level Theory. International Journal of Comparative Sociology, 58(3), 215–240. https://doi.org/10.1177/0020715217713799
Diener, E., Oishi, S., & Tay, L. (2018). Advances in subjective well-being research. Nature human behaviour, 2(4), 253–260. https://doi.org/10.1038/s41562-018-0307-6
Firmansyah, R. A., Nugroho, R. A., Meidyanto, A., Nugroho, P., & Asbari, M. (2025). Pengaruh Teori Kebahagiaan dan Indeks Kebahagiaan dalam Kehidupan Manusia. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi Dan Bisnis (JISMAB), 02(02), 32–36.
Foye, C. (2017). The Relationship Between Size Of Living Space And Subjective Well-Being. Journal Of Happiness Studies, 18(2), 427–461. Https://Doi.Org/10.1007/S10902-016-9732-2
Furwanti, R., Lestari, D. M., Muflikha, M., & Wibowo, M. G. (2021). Determinant Of Macro-Economics: Does Income Inequality Influence Happiness? Evidence From Indonesia. Jejak, 14(1), 146–156. Https://Doi.Org/10.15294/Jejak.V14i1.28278
Grimes, A., Smith, C., Sullivan, K. O., Howden, P., Lydia, C., Gros, L., & Kowalchuk, R. (2024). Housing Tenure and Subjective Wellbeing : The Importance of Public Housing. Applied Research in Quality of Life, (0123456789). https://doi.org/10.1007/s11482-024-10369-y
Hanifa, A. D., Malia, S. S., & Pujiati, A. (2024). Analisis Pengaruh Faktor Ekonomi dan Sosial Terhadap Indeks Kebahagiaan di ASEAN-5. Business and Economic Analysis Journal, 4(1), 29. https://doi.org/10.15294/beaj.v4i1.xf3efy52
Kontesa, M., Chung, J., & Won, Y. (2021). HAPPINESS AND ECONOMIC CHOICE Maria Kontesa. (158), 78–96. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2022.v6.i1.4844
Metasari, A., & Utomo, Y. P. (2025). The Effect Of Socio-Economic Conditions On The Happiness Index: Asean-8 Study 2015-2021. Wiga : Jurnal Penelitian Ilmu Ekonomi, 15(1), 28–38. Https://Doi.Org/10.30741/Wiga.V15i1.1262
Muhammad, F. F., Abdurrahim, F., Gunawan, J. P., Rahma, M. T., Oktaviana, T. A., & Antriyandarti, E. (2024). Analysis study: pengaruh faktor AHH (angka harapan hidup) pada masyarakat Provinsi Jawa Tengah tahun 2013-2021. Kemakmuran Hijau: Jurnal Ekonomi Pembangunan, 1(1), 11–22. https://doi.org/10.61511/jekop.v1i1.2024.744
Nicholson, W., & Snyder, C. (2017). Microeconomic Theory Basic Principles and Extensions (11th ed.). Cengage Learning.
Novianti, L. E., Wungu, E., & Purba, F. D. (2020). Quality Of Life As A Predictor Of Happiness And Life Satisfaction. 47, 93–103. Https://Doi.Org/10.22146/Jpsi.47634
Nuraini, I., Ananda, C. F., Muljaningsih, S., & Wahyudi, S. T. (2024). Regional Macro Policies For People’s Happiness. Ekuilibrium : Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu Ekonomi, 19(2), 172–184. Https://Doi.Org/10.24269/Ekuilibrium.V19i2.2024.Pp172-184
Purwanti, Y. (2022). Pengaruh Faktor Pendidikan dan Ekonomi pada Indeks Kebahagiaan di Indonesia. Transformatif, XI(1), 1–13.
Rochdianingrum, W. A. (2023). Peran Pertumbuhan Ekonomi Dan Penerimaan Dalam Negeri Pada Tingkat Kebahagiaan Masyarakat Dengan Ketimpangan Sebagai Variabel Mediasi Pendahuluan Setiap negera memiliki tujuan yang sama yaitu ingin memberikan kebahagiaan dan. 26(1).
Salsabila, N. Della, Maharani, A., Hasanah, M., Puspita, M., & Sanjaya, V. F. (2025). Analisis Ekonomika Kebahagiaan : Pengaruh Pendapatan Dan Kesetaraan Terhadap Tingkat Kepuasan Hidup. 5(1), 801–817.
Sas, N. (2021). The Level Of Happiness As A Determinant Of Sustainable Development. 2, 280–291. Https://Doi.Org/10.14595/Cp/02/017
Singh, S., & Kshtriya, S. (2023). Health , Hope , And Harmony : A Systematic Review Of The Determinants Of Happiness Across Cultures And Countries.
Taufiq, M., Melidiana, M., Sasmita, J. E., Bintani, L., Karunia, A., Malik, A., & Delvi, N. P. (2025). Tinjauan Ketimpangan Distribusi Pendapatan dalam Perspektif Ekonomi Klasik dan Islam Pada Ekonomi Modern. Jurnal Penelitian Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 4(2), 143–157. https://doi.org/10.55606/jekombis.v4i2.5180
Zhang, J. (2022). Income , Social Capital , And Subjective Well-Being Of Residents In Western China.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Bella Rahmawati, Ismadiyanti Purwaning Astuti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










