Filsafat sebagai Landasan Berpikir Kritis dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Modern

Authors

  • Alwi Gandara STIT Al-Azami Author
  • Muhammad Idzharul Haq STIT Al-Azami Author
  • Muhammad Khotibul Umam STIT Al-Azami Author
  • Agni Nur Azizah STIT Al-Azami Author
  • Maulina Sopira STIT Al-Azami Author
  • Sriyuni Astuti Fakultas Agama Islam, Program Studi Pendidikan Agama Islam, STIT Al-Azami, Cianjur, Indonesia Author

Keywords:

Filsafat Pendidikan, Berpikir Kritis, Pengembangan Ilmu Pengetahuan, Pendidikan Modern, Systematic Literature Review

Abstract

Pendidikan modern menghadapi berbagai tantangan akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat cepat serta menuntut peserta didik memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, realitas menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis peserta didik masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian karena proses pembelajaran sering kali lebih berorientasi pada penguasaan materi daripada pengembangan nalar kritis. Dalam konteks tersebut, filsafat memiliki peran penting sebagai landasan berpikir yang mampu membentuk pola pikir rasional, reflektif, sistematis, dan kritis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat sebagai landasan berpikir kritis serta kontribusinya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dalam pendidikan modern. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah berbagai buku, artikel jurnal nasional, dan jurnal internasional yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat berkontribusi signifikan dalam membangun kemampuan berpikir kritis, memperkuat proses pengembangan ilmu pengetahuan, serta mendorong lahirnya inovasi dalam dunia pendidikan. Dengan demikian, filsafat dapat dipandang sebagai fondasi penting dalam pengembangan pendidikan modern yang berorientasi pada pembentukan sumber daya manusia yang kritis, kreatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, T. (2020). Filsafat Pendidikan Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Gazalba, S. (2020). Sistematika Filsafat. Jakarta: Bulan Bintang.

Hamalik, O. (2021). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Kattsoff, L. O. (2021). Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Mudyahardjo, R. (2020). Filsafat Ilmu Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nata, A. (2021). Filsafat Pendidikan Islam. Jakarta: Kencana.

Ornstein, A. C., Levine, D. U., Gutek, G. L., & Vocke, D. E. (2022). Foundations of Education (14th ed.). Boston, MA: Cengage Learning.

Ozmon, H., & Craver, S. (2020). Philosophical Foundations of Education (10th ed.). New York, NY: Pearson.

Rukiyati. (2021). Filsafat Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Siswoyo, D. (2020). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Suriasumantri, J. S. (2021). Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Tafsir, A. (2022). Filsafat Pendidikan Islami. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tilaar, H. A. R. (2020). Perubahan Sosial dan Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Uno, H. B. (2021). Model Pembelajaran: Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Bumi Aksara.

Zed, M. (2018). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Afifah, S. N., Dahlan, D., & Kurniawati, S. (2025). A critical thinking research trends: A bibliometric analysis (2020–2025). Journal of Educational Sciences, 9(6), 5102–5115.

Fadli, M. R., & Dwiningrum, S. I. A. (2021). Pesantren’s digital literacy: An effort to realize the advancement of pesantren education. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 22(2), 338–359. https://doi.org/10.18860/ua.v22i2.14221

Hasan, M., Taufiq, M., & Elmhemit, H. (2023). Digital transformation of Islamic education in pesantren Madura. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 18(2), 1–16. https://doi.org/10.19105/tjpi.v18i2.10535

Mustofa, M. Y., Mas’ud, A., & Elizabeth, M. Z. (2023). Hybrid pesantren in Indonesia: Analyzing the transformation of Islamic religious education in the digital age. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 79–104. https://doi.org/10.24042/atjpi.v14i1.16928/*/

Niswah. (2024). Technology-based education management in salaf Islamic boarding schools. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 270–292.

Silfana, A. (2024). Increasing holistic intelligence with digital literacy in Islamic boarding schools: Case study at Universitas Darussalam Gontor. Journal of Islamic Education Management, 2(1), 65–80.

Facione, P. A. (2020). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment Press, 1–30.

Paul, R., & Elder, L. (2021). Critical thinking development in higher education. Journal of Educational Philosophy and Theory, 53(8), 745–758.

UNESCO. (2023). Digital learning futures. Paris: UNESCO Publishing.

Yücel, A. G. (2025). Critical thinking and education: A bibliometric mapping of the research literature (2005–2024). Participatory Educational Research, 12(2), 115–132.

Downloads

Published

2026-06-27

How to Cite

Filsafat sebagai Landasan Berpikir Kritis dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dalam Pendidikan Modern. (2026). Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 84-89. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/1320

Similar Articles

11-20 of 329

You may also start an advanced similarity search for this article.